Diciduk Usai Lepas Rindu di Hotel

4
TERCIDUK SATPOL PP. Sejumlah perempuan yang terjaring razia Satpol PP-Damkar dikumpulkan di Gedung Serbaguna Bale Kota, Senin (24/9) dini hari.

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

BUNGURSARI – Sebanyak delapan pasangan non muhrim terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar) Kota Tasikmalaya yang dilakukan Minggu malam sampai Senin dini hari (23-24/9). Salah satunya adalah pasangan long distance relationship (LDR) yang sedang melepas rindu di kamar hotel.

Mereka adalah Murai (22) asal Tasikmalaya yang bekerja di Bandung dan ceweknya Camar (21) asal Garut yang bekerja di Tasikmalaya —keduanya nama samaran. Pasangan sejoli ini saling mengenal sekitar enam bulan lalu saat bekerja di sebuah koperasi di wilayah Bandung.

Sudah sekitar dua bulan Camar pindah kerja ke Tasikmalaya sehingga percintaannya terpisah jarak. Minggu petang Murai datang ke Tasikmalaya. Dia menjemput kekasihnya yang tinggal di mess tempat kerjanya. Mereka langsung istirahat ke salah satu hotel di Kecamatan Mangkubumi.

Sekitar pukul 21.00, petugas mendapatinya sedang berduaan di kamar hotel melati itu. Dua sejoli ini pun diamankan bersama pasangan lainnya di Gedung Serbaguna Bale Kota Tasikmalaya.

Kepada Radar, Murai mengaku hanya beristirahat saja di kamar hotel tersebut. Karena lelah setelah perjalanan dari Bandung ke Tasik. Pagi ini pun dia harus kembali ke bekerja.
Murai mengaku sudah bertunangan dengan Camar.

Sehingga berani membawanya untuk tidur bersama di hotel. “Sudah tunangan, akhir tahun rencananya nikah,” tuturnya.

Sementara itu, Camar membantah sudah bertunangan dengan kekasihnya itu. Meskipun tidak dipungkiri hubungannya de­ngan Murai tidak sekadar main-main. “Baru hubungan lima bulan, belum sampai tunangan,” bantahnya.

Apa tujuannya tidur bareng di kamar hotel? Camar tidak bisa bicara banyak. Perempuan berkulit putih itu hanya menyebut sedang melepas rindu karena sudah sebulan tidak bertemu. “Namanya juga pasangan LDR,” celetuknya.

Dalam razia tersebut, Satpol PP mengamankan delapan pasangan non muhrim di sejumlah kamar hotel dan tempat kos serta 42 botol minuman keras (miras) berbagai jenis. Para pelaku langsung diproses sidang tindak pidana ringan (tipiring) untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (rga)

loading...