Diduga Ada Cinta Terlarang, Perangkat Desa Diminta Mundur

592
0
JELASKAN. Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani menjelaskan soal dugaan cinta terlarang perangkat desa.

PARIGI – Seorang Perangkat Desa Kertaharja Kecamatan Cimerak dituntut masyarakatnya untuk mundur. Hal itu didorong adanya ketidakpuasan terhadap kinerja perangkat desa tersebut. Apalagi, beredar informasi perangkat desa itu diduga terlibat cinta terlarang dengan teman se kantor.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani membenarkan adanya dugaan kasus perangkat desa terlibat cinta terlarang tersebut. ”Ya, bahkan yang satunya sudah mengundurkan diri, ” ujarnya kepada Radar, Senin (8/7).

Dia mengatakan masyarakat di Desa Kertaharja telah melakukan aksi unjuk rasa beberapa kali, karena sudah tidak ada lagi rasa percaya terhadap staf desa tersebut. ”Masyarakat menginginkan secepatnya ada pemberhentian, tapi harus ada proses dan pembuktian dulu,” jelas dia.

Pihaknya sudah mengusulkan kepada yang bersangkutan untuk di non aktifkan sementara, sambil menunggu proses dan pengumpulan bukti-bukti dugaan kasus cinta terlarang itu.

”Perangkat desa itu tidak dipilih, tapi mereka refrentasi dari masyarakat dan jika mayoritas masyarakat tidak percaya, memang susah,” katanya.

Untuk itu, pihaknya menyarankan adanya penjelasan dari yang bersangkutan kepada masyarakat Desa Kertaharja, didampingi oleh pemangku kepentingan di Cimerak. ”Berikan keterangan, dari pada bekerja tidak tenang,” saranya.

Pemberhentian perangkat desa sendiri, kata dia, dilakukan jika meninggal dunia, mengundurkan diri atau tersangkut masalah hukum.

”Harus ada usulan beserta fakta-fakta yang mendukung, kemudian harus ada usulan rekomendasi dari camat,” ucapnya.

Salah seorang warga Kertaharja yang enggan dikorankan membenarkan adanya tuntutan pengunduran diri tersebut. ”Soal isunya juga sudah menyebar, tapi benar tidaknya saya tidak tahu,” singkat dia. (den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.