Diduga Ada Pelanggaran Netralitas, Bawaslu Kabupaten Tasik Panggil Kasatpol PP

96
0
radartasikmalaya
Loading...

SINGAPARNA – Bawaslu mengundang Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya Iwan Ridwan untuk diklarifikasi soal beredarnya unggahan di akun Facebook-nya yang ada indikasi pelanggaran netralitas ASN, Senin (7/12).

Konten unggahannya berupa video bergambar foto dan nomor urut tercoblos salah satu pasangan.

Koordinator Divisi (Koordiv) Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga (Hubal) Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Ahmad Azis Firdaus menjelaskan, ini belum masuk kepada tahapan penanganan pelanggaran. Undangan ini untuk mempertanyakan apakah benar atau tidaknya unggahan tersebut.

“Yang jelas secara data keterangan yang bersangkutan, Bawaslu sudah menerima, tinggal nanti kami membahas di rapat pleno pimpinan. ASN yang bersangkutan sudah menyampaikan kepada Bawaslu terkait dengan postingan di media sosial tersebut,” papar dia.

Lanjut dia, tahapan selanjutnya akan dibahas dengan rapat pleno pimpinan. Kemudian ketika terbukti akan masuk ke wilayah penanganan pelanggaran.

loading...

Baca juga : Mayoritas Pasien Corona Klaster Pesantren di Cibeureum Kota Tasik Masih Diisolasi, Sebagian Sembuh

“Jadi kalau terbukti dugaan netralitas ASN ini, Bawaslu sesuai aturan terkait dengan netralitas ASN akan merekomendasikan ke KASN melalui Bawaslu Jabar. Soal sanksi dan sebagainya jika terbukti melakukan pelanggaran itu kewenangannya di KASN,” ujarnya.

Kasatpol PP Kabupaten Tasikmalaya Iwan Ridwan mengatakan, dirinya sudah memenuhi undangan kaitan unggahan konten di media sosial.

“Ya menanyakan bahwa betul atau tidak akun media sosial pribadi, saya jawab memang betul. Cuma akun ini biasa digunakan selaku saya profesi di artis musik, silahkan dipercaya atau tidak, dilihat di Youtube, album saya. Nama saya itu Iwan EDR atau Endah Dewi Raharja,” ujarnya.

Dia mengakui, bahwa yang mengunggah konten di media sosial tersebut dirinya, tapi tidak secara disengaja karena diunggah di akun yang biasa digunakan untuk kepentingan album musik dan lainnya.

“Bahkan saya tidak secara sadar, karena pada saat itu pekerjaan dan persoalan banyak, saya tuh sudah biasa, larinya ke tempat berkarya musik di saung. Ketika itu secara tidak sadar saya hanya share ke keluarga. Tidak ke yang lain, bisa saja saat konsen di musik kadang lepas HP itu. Diakui iya, tidak sadar itu,” kata dia. (dik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.