Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

2.8%

19%

7.1%

71.1%

Diduga Bunuh Diri, Pria Pemilik Motor Mio R3891JN Ceburkan Diri ke Laut Pangandaran

1239
0

PANGANDARAN – Diduga bunuh diri, pria misterius menceburkan diri ke laut di sekitar Pantai Bojongsalawe Pangandaran, Jumat (29/5).

Hingga sore hari ini, keberadaan pria tersebut masih dalam pencarian dan belum ditemukan jasadnya karena gelombang tinggi di pantai tersebut.

Warga Desa Karangjaladri Kecamatan Parigi, Tati (40) mengatakan, kejadian pria yang belum diketahui identitasnya, sekitar 05.30 WIB datang ke Dusun Karangjaladri RT/RW 01/02 Desa Karangjaladri Kecamatan Parigi.

Pria tersebut, mengendarai sepeda motor matic Yamaha Mio 125 berwarna merah dengan nomor polisi R 3891 JN.

“Tanpa basa-basi diamemarkirkan kendaraannya di samping rumah saya, tanpa izin. Kemudian pria itu, berlari ke arah pantai,” katanya kepada Wartawan, Jumat (29/5).

Kata Tati, pihaknya penasaran dengan tingkah pria tersebut. Lalu, memeriksa ke pinggir pantai dan ternyata ada jejak kaki mengarah ke pantai Bojongsalawe.

Kemudian, pihaknya sempat melihat tubuh pria misterius tersebut tergulung ombak.

“Karena saya tidak mampu memberikan pertolongan, akhirnya saya melaporkan kejadian itu kepada ketua RT,” ujarnya.

Kepala Satuan Polisi Perairan Polres Ciamis AKP Sugianto membenarkan adanya kejadian tersebut.

Pihaknya langsung melakukan pencarian korban dengan koordinasi bersama tim SAR dan pihak terkait.

“Tim gabungan sudah terjun ke tempat lokasi untuk melakukan pencarian,” katanya.

Selanjutnya, Sejauh ini pria tersebut dikenali sebagai seorang pria berperawakan tinggi kurus, mengenakan sweater hitam dan bercelana jeans.
Serta mengendarai sepeda motor matic berwarna merah Yamaha Mio bernopol R 3891 JN.

“Polisi juga tengah melakukan penyelidikan kasus pria tersebut agar mengetahui identitas korban,” katanya.

(fatkhur rizqi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.