Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.1%

1.1%

87.5%

3.4%

0.3%

6.4%

0%

1.1%

0%

Diduga Nyemen, Satpol PP Uber Anak Jalanan

205
0
ilustrasi
Satpol PP Uber Anak Jalanan

TAWANG – Sejumlah anak jalanan (anjal) di persimpangan jalan Sutisna Senjaya diamankan petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar), Selasa (22/5). Mereka dilaporkan warga tengah nyemen di tempat umum dan mengganggu.

Kasi Operasi dan Penindakan Satpol PP dan Damkar Kota Tasikmalaya Sandi A Sugih menuturkan siang hari petugas yang berpatroli mendapat laporan dari warga ada beberapa anjal yang nyemen di wilayah Pancasila. “Laporannya mereka makan siang hari sambil merokok di sekitaran toko yang tutup,” ungkapnya saat menghubungi Radar.

Saat petugas datang, mereka sudah tidak lagi makan atau pun merokok. Namun mereka langsung kabur melihat kedatangan anggota. Tiga orang di lokasi berhasil diamankan di lokasi dan tiga orang lagi kabur ke arah Jalan Sutisna Senjaya. “Kita enggak melihat mereka nyemen, tapi langsung kabur waktu anggota datang,” terangnya.

Tiga orang yang lari langsung dikejar oleh petugas dan tertangkap di persimpangan Jalan Ahmad Yani-Sutisna Senjaya. Mereka pun langsung diangkut ke truk dalmas oleh petugas di lapangan. “Jadi keenamnya kita amankan di dua lokasi,” katanya.

Beda dengan laporan dari warga, keenam anjal itu tidak mengaku kalau mereka nyemen di tempat tersebut. Akan tetapi beberapa di antaranya mengakui kalau mereka tidak puasa karena lapar. “Kami juga tidak bisa memastikan mereka nyemen atau tidak. Tapi warga memang merasa terganggu dengan keberadaan mereka,” katanya.

Keenam anjal itu langsung dibawa ke Dinas Sosial untuk diberi pembinaan khususnya supaya mereka menjalankan ibadah puasa. Terlebih jika mereka sampai makan dan minum di tempat umum dan mengganggu warga yang berpuasa. ”Selanjutnya mereka dibina di Dinsos,” tuturnya. (rga)

 

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.