Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.1%

19.7%

8.1%

68.1%

Diduga Peras Yayasan, Anggota KPK & Wartawan Palsu Dibekuk Polisi Ciamis

1513
0
TERSANGKA PEMERASAN ANGGOTA KPK DAN WARTAWAN PALSU radartasikmalaya.com
DW dan AS (35) warga Kecamatan Cikoneng dan Sindangkasih Kabupaten Ciamis, saat hendak ekspos perkara di halaman Mapolres Ciamis, Senin (31/08). iman s rahman/ radar tasikmalaya.com

CIAMIS  – Diduga telah melakukan pemerasan terhadap sebuah Yayasan, dua pria anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) inisial DW (43) dan AS wartawan palsu dibekuk petugas Polres Ciamis.

DW adalah warga Cikoneng Ciamis dan AS warga Sindangkasih Ciamis, kasusnua diekspos, Senin (31/08) di halaman Mapolres Ciamis.

Keduanya telah ditetapkan menjadi tersangka, setelah melakukan pemerasan kepada Yayasan rehabilitasi kecanduan Narkoba  di Dusun Bojong RT 05/04  Desa Bojong Mejer Kecamatan Cijeungjing Kabupaten  Ciamis.

Kapolres Ciamis AKBP Dony Eka Putra SIK MH menyampaikan, pada tanggal 25 Agustus  sekitar pukul 20.17 di Yayasan Ar-Rahmaniyyah Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis , pihaknya telah  menangkap dua orang yakni DW (43) yang mengaku sebagai KPK dan wartawan inisial  AS (35) .

Diketahui, tersangka DW mengaku sebagai anggota KPK memiliki data temuan terkait bantuan keuangan dari BNN tahun 2016.

Dalam aksinya, tersangka DW dan AS berdalih memiliki data dan sudah dilaporkan kepada aparat penegak hukum (APH).

kedua tersangka meminta sejumlah uang kepada korban dengan bahasa kiasan, /’dua puluh keranjang/’. Dua puluh kerannjang yang dimaksud berupa nominal sejumlah uang sebesar Rp20 juta.

“Namun kami ketahui korban tidak menyanggupi permintaan tersangka, karena korban hanya memiliki dana R2.700.000, ” paparnya.

Kata Kapplres, korban yang merasa keberatan langsung melapor kepada Sat Reskrim Polres Ciamis.

“Alhamdulillah kedua tersangka dan barang bukti (BB) bisa kita amankan di TKP. Total uang yang diberikan korban sebesar Rp.2,7 juta,” tutur Kapolres sambil menunjukan barang bukti uang yang diminta tersangka.

“Kedua tersangka kita kenakan Pasal 369 ayat 1 KUHPidana dan Pasal 378 KUHPidana, dengan ancaman 4 tahun penjara,” tuntasnya.

(iman s rahman)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.