Beranda Rakyat Garut Difteri Menyerang Wilayah Kota Garut

Difteri Menyerang Wilayah Kota Garut

104
BERBAGI
PERIKSA PASIEN. Kepala Puspa Utama Rumah Sakit dr Slamet H Wahyudin memeriksa kondisi pasien Kamis (5/4).

TAROGONG KIDUL – Delapan wilayah di wilayah Garut Kota mulai diserang difteri. Yakni Sukadana, Pajajaran, Kondang Rege, Pasundan, Sanding, Sumbersari, Tarogong dan Karang Pawitan.

“Semua pasien (di Garut Kota) tersebut sudah dinyatakan sembuh. Namun kita harus terus waspada, ya takutnya ada penularan di daerah terdekat tersebut,” ujar Kepala Puspa Utama Rumah Sakit dr Slamet H Wahyudin kepada Rakyat Garut, Kamis (5/4).

Berdasarkan data RSUD dr Slamet, kata dia, virus itu muncul di wilayah Garut kota sejak bulan Maret. Sebelumnya hanya di wilayah pinggiran.
Sejak ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB) pada bulan November 2017, difteri telah menyerang 84 warga di Garut.

“Sejauh ini, data yang masuk di kita ada 84 orang yang terkena difteri. Hari ini pun masih ada dua orang yang masih dirawat di sini,” terangnya.

Setidaknya, kata dia, enam warga meninggal dunia oleh penyakit tersebut. Hal itu disebabkan terlambatnya penanganan. Banyak korban yang tidak mengetahui bahwa penyakit yang mereka derita adalah difteri.

“Yang meninggal itu kebanyakan dari wilayah Garut Selatan. Mungkin karena warga tersebut tidak tahu bahaya difteri, juga karena jauh dari akses kesehatan,” ungkapnya.

Dia pun mengimbau warga selalu mewaspadai virus difteri dan mengenali gejalanya. Jika terkena, disarankan segera datang ke petugas kesehatan atau ke rumah sakit untuk diperiksa.

“Biasanya kalau ada pasien difteri itu kita beri perawatan selama tujuh hari dengan diberi obat dalam sehari perawatan pun sudah berkurang dampak penyakitnya,” ujarnya. (mg3)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.