Diguyur Hujan, Dinding Rumah Di Tasikmalaya Ambruk

25

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

SINGAPARNA –  Cuaca ekstrem di Kabupaten Tasikmalaya terus terjadi belakangan ini. Dampaknya banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Cipatujah, Karangnunggal serta Culamega yang menimbulkan korban jiwa.

Cauca buruk pun berdampak robohnya dinding rumah milik Muhammad Andi (22) di Kampung Pencut RT/RW 04/04 Desa Cikadongdong Kecamatan Singaparna, Kamis (8/11). “Sejak pagi hingga sore hujan disertai angin kencang terus mengguyur yang akibatnya dinding bagian belakang rumah ambruk,” ujarnya kepada Radar, Jumat (9/11).

Waktu itu, Andi bersama keluarganya sedang kumpul di rumah. Tiba-tiba terdengar bunyi yang sangat keras di belakang rumah. “Setelah mendengar suara tersebut saya langsung cek dan ternyata dindingnya roboh,” ungkapnya.

Menghindari angin dan air hujan masuk ke dalam rumah, Andi menutup bagian yang ambruk menggunakan kain. “Ya mudah-mudahan ada perhatian dari pemerintah untuk perbaikan rumah ini,” harapnya.

Tempat yang sama, Kepala Desa Cikadongdong Sarif Hidayat mengatakan atas kejadian ini akan segera melaporkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera ditindaklanjuti. “Saya juga sudah mengajak warga melakukan gotong royong perbaikan rumah milik Andi sebagai bentuk kepedulian,” terangnya.

Sarif mengatakan ada beberapa titik rawan longsor di daerahnya. Termasuk masih banyak rumah warga yang berdiri di lokasi dekat tebing dan bukit-bukit. Maka dari itu, pihaknya sudah mengimbau untuk selalu waspada ketika hujan turun. (obi)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.