Beranda Kota Tasik Diharapkan Pesawat Jumbo Bisa Mendarat
Landasan Akan Diperpanjang hingga 2500 Meter

Diharapkan Pesawat Jumbo Bisa Mendarat

447
BERBAGI
PERPANJANG LANDASAN. Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman menjelaskan pembangunan landasan Bandara Wiriadinata kepada Pj Gubernur Jabar M Iriawan Kamis (19/7).

CIBEUREUM – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan meninjau pembangunan landasan pesawat di Bandara Wiriadinata, Cibeureum, Kamis (19/7).

Saat ini di Bandara Wiriadinata dilaksanakan pembangunan untuk menambah panjang landasan. Sebelumnya, 1400 meter menjadi 1600 meter.

Siapa presiden pilihan mu nanti di 2019 ?
  • Prabowo - Sandiaga Uno 59%, 51 vote
    51 vote 59%
    51 vote - 59% of all votes
  • Jokowi Dodo - KH Ma'ruf Amin 41%, 36 votes
    36 votes 41%
    36 votes - 41% of all votes
Total Votes: 87
10 Agustus 2018

Menurut Iriawan, ke depan diharapkan landasan Bandara Wiriadinata bisa lebih 1600 meter. Karena bisa menjadi landasan pesawat berbadan besar.

“Idealnya 2.500 (meter) untuk bisa Airbus atau jet untuk mendarat di sini,” ungkapnya di Bandara Wiriadinata.

Untuk itu, Iriawan akan ikut mendorong Kementerian Perhubungan agar memperpanjang landasan bandara di Kota Tasikmalaya itu menjadi 2500 meter. Terlebih, pemanjangan landasan di Wiriadinata harus membebaskan tanah milik warga.

“Kalau 2.500 (meter) berarti ada pembebasan lahan dan anggarannya akan cukup besar,” terangnya.

MENINJAU LANDASAN. Penjabat Gubernur Jawa Barat M Iriawan saat meninjau pembangunan perpanjangan landasan di Bandara Wiriadinata, Cibeureum, Kamis (19/7). (Rangga Jatnika/radartasikmalaya.com)

Pihaknya juga akan melakukan komunikasi dengan maskapai lain untuk bisa bekerja sama dengan Bandara Wiriadianata. Dengan begitu Bandara Wiriadinata bisa terus berkembang.

“Nanti saya akan bicara ke Garuda karena yang punya ATR baru Garuda, Wings Air sama Nam Air,” katanya.

Wali Kota Tasikmalaya Drs. H Budi Budiman juga akan berupaya mendorong supaya ada penambahan rute baru di Bandara Wiriadinata. Meskipun rute Tasikmalaya-Solo yang sebelumnya sempat dibuka tidak beroperasi lagi karena sepi peminat.

“Kita harap tidak hanya ke Jakarta,” tuturnya.

Namun demikian, kata dia, penambahan rute juga perlu didukung sarana dan pra sarana yang memadai. Terlebih Bandara Wiriadinata belum bisa melakukan penerbangan malam hari.

Saat ini sudah direncanakan pembangunan sarana tambahan di bandara tersebut. Diantaranya pembangunan terminal untuk penumpang.

“Termasuk lampu yang kita usulkan, supaya bisa digunakan malam hari,” tuturnya.

Danlanud Wiriadinata Letkol PNB M Pandu Adi Subrata menuturkan landasan Bandara Wiriadinata bisa diperpanjang sampai 1.900 dengan ketersediaan lahan TNI AU. Namun perlu ada Runway End Safety Area (RESA) sedikitnya 600 meter supaya bisa digunakan dengan aman.

“Lahan kita mentok bisa sampai 1.900 meter. selebihnya harus ada pembebasan lahan” terangnya. (rga)

loading...