Beranda Rakyat Garut Dilarang Berfoto Bareng Calon

Dilarang Berfoto Bareng Calon

28
0
BERBAGI
ilustrasi

TAROGONG KIDUL – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Garut mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) agar tidak melakukan kegiatan kampanye politik atau memberi dukungan pada salah satu pasangan calon kepala daerah. Hal itu melanggar aturan yang berlaku.

“Saya ingatkan bahwa ASN harus netral dalam Pilkada Garut maupun pemilihan gubernur,” kata Ketua Panwaslu Kabupaten Garut Heri Hasan Basri kepada wartawan Jumat (12/1).

Heri mengatakan jajarannya sudah beberapa kali menyosialisasikan larangan ASN terlibat dalam politik praktis. Mereka tidak diperkenankan menyampaikan dukungan kepada salah satu pasangan peserta pilkada. Sosialisasi itu meliputi pembahasan berbagai sanksi yang akan diberikan kepada ASN apabila terbukti terlibat melakukan praktik kampanye pilkada. “Jika ada ASN yang melanggar aturan, maka akan diproses,” tegasnya.

Heri juga mengingatkan ASN untuk tidak difoto bersama para peserta pilkada karena akan memunculkan anggapan mendukung salah satu pasangan. Hal itu juga termasuk dalam salah satu pelanggaran Pemilu. Larangan bagi ASN ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 dan Undang-undang Aparatur Sipil Negara. Ada sanksi menanti jika terbukti melanggar. “Sanksinya bisa saja ditunda gajinya, kenaikan pangkat, atau diberhentikan,” ungkap dia.

Heri mengajak semua elemen masyarakat bersama-sama mengawasi jalannya Pemilu, baik Pilkada maupun Pilgub agar terhindar dari tindakan merugikan. ”Jika warga menemukan pelanggaran, silakan laporkan kepada panwas,” katanya. (yna)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here