Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.1%

19.7%

8.1%

68.1%

Dinas LH & Brigez Jatiwaras Tasik Sosialisasi Bank Sampah

60
0
ISTIMEWA KOMPAK. Pemerintah Desa Neglasari, Dinas Lingkungan Hidup dan DPC Brigez Jatiwaras kompak foto bersama usai sosialisasi bank sampah, Minggu (19/7).

JATIWARAS – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tasikmalaya, Pemerintah Desa Neglasari bekerja sama dengan DPC Brigez Jatiwaras menyosialisasikan bank sampah kepada warga.

Denegan demikian warga bisa aktif mengelola sampah yang masih bisa dimanfaatkan dan menjadikannya rupiah serta membersihkan lingkungan.

Baca juga : Hari Ini, Siswa di Kota dan Kabupaten Tasik Hanya Daftar Ulang, Proses Belajar Masih Sistem Daring

Pelaksana pada Dinas Lingkungan Hidup Pengelolaan Sampah Kabupaten Tasikmalaya Muhtar Jajuli sekaligus pemateri mengatakan, dalam pengelolaan bank sampah berbasis desa atau sampah tuntas di desa sangat memungkinkan dilakukan di setiap desa. Sehingga semuanya kompak untuk mengelola sampah yang berdampak terhadap bersihnya lingkungan.

“Kita ingin desa-desa itu proaktif ketika sampah itu bisa diubah menjadi nilai rupiah dan bisa menjadi peluang guna meningkatkan pendapatan desa dan masyarakat,” ujarnya kepada Radar, Minggu (19/7).

Muhtar mengungkapkan, beberapa desa sudah melakukan pengelolaan sampah yang dikelola oleh BUMDes. Oleh sebab itu, yang terpenting adalah mendorong perubahan perilaku mengubah mindset masyarakat misalnya mau memilah sampah di rumahnya.

Kata dia, untuk penarikan sampah terutama sampah residu atau sisa yang terbuang paling sekitar 16- 20 persen yang harus dibuang. Sedangkan di tingkat desa sampah residu masih bisa ditimbun dan untuk penarikan bisa juga bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup.

“Jadi itu sampah bisa habis di desa atau desa menyediakan sarana prasarana penanganan sampah residu tersebut misalnya dengan teknologi yang tentunya ramah lingkungan,” kata dia.

PLT Kepala Desa Neglasari Kecamatan Jatirwaras Kabupaten Tasikmalaya Darso Rachman mengungkapkan, walaupun masalah ini bukan relatif singkat tapi perlu waktu satu, dua hingga tiga tahun ke depan agar dapat terealisasi.

“Dengan semangat ini, kita akan membuat Desa Neglasari sampah habis di desa. Saya sebagai Plt kepala desa akan bekerja sama dengan BPD dan sangat mendorong terlaksananya program bank sampah seperti ini,” ucapnya.

Baca juga : Koni Kabupaten Tasik Bagikan Sembako ke Cabor

Sementara itu, Ketua DPC Brigez Jatiwaras Uchenk mendorong dalam konteks pemberdayaan masyarakat melalui bank sampah.

Hal ini tentunya sangat menyambut baik tata kelola sampah yang ada di desa tertata lebih baik lagi, lebih teratur dan lebih termanajemen.

“Sampah itu jangan disia-siakan, kita manfaatkan menjadi nilai tukar. Di antaranya banyak hal yang bisa dimanfaatkan mengenai sampah ketika kita kreaitf,” katanya, menambahkan. (obi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.