Dinas PU Tasik tak Tahu Soal Dana SOr

298
0
TIDAK TERURUS. Kondisi Sor Mangunreja yang belum selesai terlihat tidak terurus dengan baik. Tahun ini, rencananya Pemprov Jabar akan mengucurkan anggaran Rp 20 miliar untuk pembangunan lanjutan. DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA

SINGAPARNA – Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perumahan Permukiman (DPU-TRPP) Kabupaten Tasikmalaya mencatat, anggaran untuk tahapan pembangunan Sarana Olahraga (SOr) Mangunreja didominasi oleh anggaran dari bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kepala Dinas DPU-TRPP Kabupaten Tasikmalaya Drs Yusep Yustisiawandana MM mengaku kurang mengetahui secara detail anggaran keseluruhan yang dikeluarkan untuk pembangunan Sor Mangunreja sejak awal hingga sekarang.

“Kebetulan saya baru menjabat di DPU-TRPP, dulu di dinas tata ruang dan permukiman yang mengurusinya, data lengkapnya ada di kepala bidang, silahkan tanyakan,” ungkap Yusep saat dihubungi Radar, Rabu (5/2).

Kepala Bidang Tata Ruang DPU-TRPP Ruslan mengaku sedang berada di luar kota di Jakarta. Soal data lengkap anggaran pembangunan SOr Mangunreja dari awal hingga saat ini, kata dia, datanya di kantor. “Kebetulan saya lagi di Jakarta pak, datanya di kantor takut salah,” ujar dia.

Yang jelas, terang dia, untuk anggaran SOr Mangunreja kebanyakan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengandalkan bantuan provinsi (Banprov) dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Diberitakan sebelumnya, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tasikmalaya meminta Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto harus mampu menuntaskan pembangunan Sarana Olahraga (SOr) Mangunreja. Pasalnya, dua periode kepemimpinan Uu Ruzhanul Ulum belum kunjung ada progres baik.

“Kita minta proyek Sor Mangunreja itu harus diteruskan progres pembangunan agar menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya seperti di Pakansari Bekasi dan Bogor.

Ini jelas menjadi pekerjaan rumah bagi Pak Ade dalam menyelesaikannya,” ujar Ketua KNPI Kabupaten Tasikmalaya Nana Sumarna kepada Radar, Selasa (4/2).

Kata dia, KNPI sebagai wadah kegiatan dan program kepemudaan sangat mendorong dan meminta pemerintah agar Sor Mangunreja bisa segera dituntaskan pembangunannya.

Selama ini banyak yang menanyakan kenapa pembangunan stadion tersebut belum kunjung tuntas. Pasalnya, para pemuda dan masyarakat sudah sangat ingin menggunakannya.

“Kita meminta setiap anggaran, pemerintah daerah bisa mengalokasikan anggaran untuk pembangunan Sor Mangunreja. Termasuk apabila tahun ini ada alokasi dari provinsi bisa benar-benar dimanfaatkan untuk lanjutan pembangunan,” katanya.

“Kami meminta pemerintah daerah terus memperjuangkan pembangunan Sor Mangunreja. Sehingga sarana olahraga ini tidak terus terbengkalai, karena kalau dibiarkan seperti ini bisa disalahgunakan oleh orang tak bertanggung jawab,” katanya, menambahkan.

Apalagi, kata dia, di Kabupaten Tasikmalaya ada Persitas yang saat ini sedang berlaga di Liga 3 Indonesia. Maka harus ditunjang dengan sarana olahraga yang bagus untuk mendorong prestasi yang diraihnya.

“Kita mau berprestasi bagaimana, kalau sarana olahraganya saja tidak ada, terus masyarakat mau sehat bagaimana kalau tidak ada fasilitasnya. Jadi kalau ada anggaran yang utama kualitas lapangan dan rumputnya dulu yang dibaguskan,” kata dia.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Husien meminta pemerintah daerah menuntaskan Sor Mangunreja secara bertahap. Sehingga, setiap tahun ada progres pembangunan untuk menyelesaikannya. Dengan demikian, masyarakat bisa segera menikmati sarana olahraga yang nyaman.

“Saat ini masyarakat dari kabupaten itu sengaja berolahraga ke Dadaha Kota Tasikmalaya, karena di kabupaten tidak ada sarana olahraga yang representatif,” ujarnya, menjelaskan. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.