Dinas PUPR Garut : Perbaikan Jalan Terkendala Cuaca

194
perbaikan jalan. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Garut H Uu Saefudin diwawancara baru-baru ini. Dia mengaku saat ini tengah mengebut perbaikan jalan di sejumlah titik di Kabupaten Garut. (Yana Taryana / radartasikmalaya.com)

GARUT KOTA – Mejelang Ramadan dan Lebaran, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut terus memperbaiki jalan rusak yang dikelola oleh kabupaten. Hal tersebut diutarakan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Garut H Uu Saefudin.

“Memang musim hujan ini kondisi jalan banyak yang rusak dan berlubang. Bulan ini kita kebut pengerjaannya,” ujar dia kepada wartawan Selasa (23/4). Kerusakan jalan akibat musim hujan hampir merata di beberapa wilayah, khususnya perkotaan.

Selain wilayah perkotaan, kata dia, kerusakan jalan kabupaten terjadi di jalur alternatif yang biasa digunakan masyarakat untuk mudik Lebaran. Pihaknya pun memprioritaskan perbaikan jalan tersebut. “Sekarang sebagian sudah beres diperbaikinya, khususnya di wilayah perkotaan,” terangnya.

Uu mengaku dalam perbaikan jalan pihaknya belum bisa maksimal, karena masih musim penghujan. Dia khawatir hasilnya kurang maksimal. “Kalau dipaksakan itu akan sia-sia.

Tambalannya pasti terbuka lagi karena terbawa air. Nanti kalau tidak hujan akan dimaksimalkan perbaikannya,” terangnya.

Selain memperbaiki jalan rusak, pihaknya juga terus berupaya memperbaiki drainase jalan. Hal itu dilakukan untuk antisipasi banjir dadakan yang bisa menggenangi jalan. “Drainase kita perbiki, supaya ketika hujan tidak banjir lagi dan jalan tidak rusak,” terangnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas PUPR Jujun Junaedi mengatakan dalam perbaikan jalan pihaknya menunggu kondisi cuaca. Ketika hujan akan mengganggu hasil pekerjaan.

“Sebenarnya kalau cuaca bagus, dua minggu juga beres. Seandainya dipaksakan pun bisa, tapi tidak efektif, istilahnya mubazir. Jika kita tutup pun satu per satu paling tiga hari akan rusak lagi,” jelasnya.

Jujun mengatakan hasil pendataan sementara, jalan yang mengalami kerusakan dalam kota yaitu Jalan Bypass, Jalan Wanaraja, Jalan Samarang, Jalan Leuwigoong-Banyuresmi, Cibatu-Sukawening dan Jalan Pembangunan.

Dalam perbaikan jalan tahun ini Pemkab Garut hanya menganggarkan Rp 15 milliar untuk 312 kilometer. Anggaran tersebut bukan hanya untuk penambalan jalan, tetapi untuk perbaikan drainase serta pembabatan rumput. “Anggaran ini sebenarnya hanya cukup untuk perbaikan sebagian jalan saja, tidak seluruhnya,” katanya. (yna)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.