Antisipasi DBD, Harus Terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Dinkes Kota Banjar Selidiki Lingkungan Rumah Korban DBD

148
0
Loading...

BANJAR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjar bergerak ke lokasi rumah korban meninggal dunia akibat demam berdarah dengue (DBD). Tim dari Dinkes melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) di lingkungan sekitar rumah korban.

“Petugas langsung ke lokasi melihat keadaan di sekitar rumah penderita, mencari jentik nyamuk penular DBD ada atau tidak. Dengan radius sekurang-kurangnya 100 meter,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Banjar dr H Agus Budiana Ekaputra di ruang kerjanya Kamis (9/1).

Pada PE itu tak hanya rumah korban yang diperiksa, tetapi rumah tetangga di sekitar rumah korban dan juga selokan-selokan. Pihaknya pun kemudian memberikan penyuluhan ke masyarakat untuk membiasakan berperilaku hidup bersih dan sehat.

Dia mengatakan Dinas Kesehatan memisahkan mana penderita DBD/DHF (dengue haemorrhagic fever) dan demam dengue/DF (dengue haemorrhagic). Kata dia, meski jenis nyamuknya sama, namun jenis virus yang ditularkan berbeda. DBD terjadi pendarahan dan mematikan, sementara DF tidak.

“Data di kita itu dipisah. DBD tahun 2019 ada sebanyak 57 orang dan DF ada 195 orang dari Januari sampai Desember,” ujarnya.

Dia mengakui tahun 2019 ada korban meninggal akibat DBD. Korban merupakan warga Langensari. Sedangkan awal Januari tahun ini satu orang meninggal dunia.

“Penderita DBD tahun 2019 menurun 50 persen dibandingkan tahun 2018. Tahun 2018 ada sekitar 100 orang penderita DBD,” ujarnya.

Loading...

Sebelumnya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Banjar mencatat ada dua korban meninggal dunia akibat demam berdarah dengue (DBD). Terakhir, yakni Dea Novianti (13), warga Lingkungan Cimenyan Kecamatan Banjar pada Selasa sore (7/1). Sedangkan satu orang lagi merupakan warga Kabupaten Ciamis.

Kepala Bidang Pelayanan RSUD Kota Banjar H Rohendi SKep, Ners mengatakan Dea positif DBD dan meninggal di rumah sakit Selasa sore (7/1).

“Korban sempat dirawat beberapa hari di rumah sakit, karena trombositnya turun,” ujarnya kepada wartawan di ruang kerjanya. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.