Dinkes Tasik akan Cek Lokasi Temuan Limbah Medis

641
0

TASIK – Temuan limbah medis di bekas Kantor Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kabupaten Tasikmalaya di Cilembang cukup menyita perhatian. Pasalnya, limbah yang merupakan obat-obatan tersebut dibiarkan sejak 2013.

Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya segera menyikapi serius terkait ditemukannya limbah medis yang dibiarkan sejak 2013 lalu. Pasalnya, limbah tersebut cukup berbahaya bagi masyarakat, karena mengandung bahan-bahan kimia.

Baca juga : Jumatan di Masjid Agung Kota Tasik Jarak antar Jemaah 1 Meter, di Unsil Warga Dicek Suhu Tubuh

“Kami akan cek lokasi penemuan limbah medis tersebut terlebih dahulu (sebelum bertindak, Red),” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat saat dihubungi Radar, Jumat (20/3).

Lanjut dia, pengecekan lokasi temuan limbah medis guna mengetahui dan memastikan apakah lokasi tersebut menyebabkan pencemaran bahan kimia, termasuk memastikan membahayakan bagi masyarakat atau tidak. Sehingga tidak ada kekhawatiran dalam ditemukannya limbah medis tersebut.

“Kami akan lihat kondisi di lapangannya seperti apa. Karena kami (tidak bisa melangkah lebih jauh), itu limbah medis milik daerah lain (Kabupaten Tasikmalaya yang berada di Kota Tasikmalaya,” katanya, menjelaskan.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Muslim meminta Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya menanggapi serius soal temuan pembiaran limbah medis di wilayah Cilembang oleh Dinkes Kabupaten Tasikmalaya. Jangan sampai pembiaran limbah tersebut menjadi berdampak buruk terhadap masyarakat sekitar.

“Dinkes harus menetralisasi lokasi tersebut dari sisa-sisa limbah medis yang terbuat dari bahan kimia. Sehingga tidak berdampak buruk bagi masyarakat,” harapnya.

Ketua DPD LPLHI Kota Tasikmalaya Asep Devo mengaku akan segera menyiapkan berkas temuan limbah medis di bekas Kantor Bidang P2P Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Kabupaten Tasikmalaya untuk segera melaporkan ke Polda Jabar.

Baca juga : Hanya Ada 5 Ruang Isolasi, Tim Crisis Center Covid-19 Kota Tasik Cari Lokasi Lain

“Kamis segera bereskan berkas untuk pelaporan pembiaran limbah medis bertahun-tahun oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya ke Polda Jabar,” ujarnya, menjelaskan.

Menurutnya, persoalan ini bukan hanya sudah dibereskan atau tidak, melainkan harus ada efek jera bagi pengelolaan limbah medis. Karena, jika pengelolaannya buruk akan berdampak mencemari lingkungan dan membahayakan masyarakat. “Yang kita perjuangkan itu adalah aturan undang-undang yang sudah dilanggar dengan membiarkan limbah medis tanpa pengelolaan,” katanya. (ujg/yfi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.