Dinsos Garut Jamin Beras untuk PKH Layak Konsumsi

23
0

TAROGONG KIDUL – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut Ade Hendarsyah memastikan beras yang disalurkan untuk keluarga penerima manfaat (KPM) pada program keluarga harapan (PKH) kondisinya bagus.

Jika ada KPM yang menerima beras dengan kualitas tidak sesuai, pemerintah akan langsung menggantinya. “Jika beras yang diterima tidak bagus, tolong sampaikan ke pendamping PKH atau Bulog. Nantinya akan langsung kita ganti,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (6/10).

Menurut dia, untuk menjamin kualitas beras yang diterima KPM bagus, pihaknya menyiapkan 500 orang pendamping PKH yang akan membantu pengawasan bantuan beras tersebut.

“Kami kerahkan semua pendamping untuk memantau beras bantuannya. Kami ingin beras yang dikonsumsi KPM itu layak dan tidak ada yang jelek,” katanya.

Para pendamping PKH sudah melakukan pengawasan pendistribusian beras. Tercatat sebanyak 140.778 KPM di 42 kecamatan akan mendapat bantuan beras.

Para pendamping PKH akan membantu pelaksanaan program Kementerian Sosial dalam proses menyalurkan maupun memeriksa kualitas dan kuantitas beras. Bantuan beras sebanyak 15 kilogram per KPM itu diberikan selama tiga bulan.

“Pendamping akan memastikan bantuannya sampai ke KPM. Terus memeriksa kualitas dan kuantitasnya,” ujarnya.

Kepala Gudang Bulog Garut Suherman Taryana menyatakan, bakal mengganti beras dengan yang baru jika ditemukan jumlah tidak sesuai maupun kualitasnya tak layak konsumsi.

“Kami akan ganti kalau berasnya tidak sesuai. Kami sudah distribusikan ke utara dan perkotaan. Untuk wilayah selatan Garut mulai didistribusikan pihak perusahaan angkutan barang, Rabu ini,” katanya.

“Beras yang diberikan itu kualitasnya medium. Ada yang lapor juga ke kami soal kualitas beras, tapi berupa foto. Gambar berasnya terlihat kuning,” ucapnya.

Menurutnya, foto yang beredar tentang kualitas beras PKH itu karena efek dari kualitas foto kamera yang jelek. Masyarakat diminta tak membandingkan beras PKH yang kualitasnya medium dengan beras pada umumnya yang kualitasnya premium.

“Beras yang kami salurkan dari Bulog ini kualitasnya medium, kalau kualitas medium jangan diadukan dengan beras Sarina (premium), ya akan kalah,” katanya.

Ia berharap, segala persoalan beras bantuan pemerintah itu dapat ditanggapi sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku. Jika ingin mengganti beras, bisa melaporkannya ke pendamping PKH. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.