Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.4%

7.3%

70.2%

DinsosP3A Kota Banjar Dampingi Korban Percobaan Perkosaan

143
0
PENDAMPINGAN. Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DinsosP3A Kota Banjar Ika Kartikawati SIP, MSi di ruangannya. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya
PENDAMPINGAN. Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DinsosP3A Kota Banjar Ika Kartikawati SIP, MSi di ruangannya. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya

BANJAR – Ibu muda yang menjadi korban kekerasan dan percobaan perkosaan akan diberi pendampingan hukum dan psikologi gratis. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DinsosP3A Kota Banjar Ika Kartikawati SIP, MSi.

Menurut Ika, pihaknya baru saja mendapatkan informasi tersebut dan rencananya mendatangi korban untuk pendampingan.

“Alhamdulillah korban sudah dapat pendampingan kesehatan dengan dibawa ke rumah sakit oleh P2TP2A Kelurahan Banjar, sementara untuk pendampingan hukum dialihkan ke kita (DinsosP3A, Red),” ujar dia Kamis (13/8) di kantornya.

Ika menjelaskan yang dialami korban merupakan murni kasus kejahatan. Kata dia, korban adalah perempuan dan itu perlu dilindungi. Jangan sampai perempuan-perempuan jadi korban.

Baca juga : Wali Kota Banjar Dipanggil KPK

Diberitakan sebelumnya, seorang ibu muda berinisial SP (20) menjadi korban kekerasan dan percobaan pemerkosaan yang diduga dilakukan pemuda yang bekerja sebagai cebu (penagih). Peristiwa itu terjadi di rumah kontrakannya di Kelurahan Banjar Kecamatan Banjar sekitar pukul 09.30 Rabu (12/8).

Menurut korban, peristiwa berawal saat dirinya tengah berbaring di tempat tidur sambil menyusui anaknya yang masih berusia 9 bulan. Saat itu pelaku datang. Menagih uang setoran baju dari korban.

“Saya kasih uang Rp 2.000 (untuk setor), lalu pelaku menunggu di luar (kontrakan). Tidak lama (pelaku) masuk lagi ke dalam sambil mengunci pintu. Terus saya bilang: mau ngapain,” ujar korban kepada wartawan saat ditemui di IGD RSUD Kota Banjar.

Ditanya seperti itu, kata dia, pelaku kemudian melontarkan perkataan tak senonoh. Korban tak terima dan refleks menendang perut korban. Namun pelaku langsung mencekik leher korban. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.