Disangka Bom Pipa, Isi Tas Wanita Bercadar yang Ditembak Gas Air Mata Ternyata…

143
0

JAKARTA – Wanita bercadar yang ditembak gas air mata di depan Kantor Bawaslu RI sempat menjadi perbincangan ramai di media sosial.

Aparat kepolisian memastikan perempuan bercadar yang hadir di tengah kerusuhan 22 Mei di depan kantor Bawaslu, MH Thamrin, Jakarta itu tidak terafiliasi dengan kelompok manapun.

Hal itu disampaikan Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Muhammad Iqbal saat konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Kamis (23/5).

“Perempuan bercadar di depan Bawaslu kemarin malam itu sudah dilakukan investigasi dan fix bukan bomber. Tidak terafilisasi kepada siapa pun,” tuturnya.

Iqbal menduga wanita bercadar hitam sambil membawa tas ransel tersebut dalam kondisi stress.

“Bahkan diduga agak stress dan itu seperti ada kabel dan bom pipa, itu ternyata selongsongnya gas air mata yang nyangkut di situ,” imbuhnya.

Perempuan tersebut hadir mendekati gedung Bawaslu saat massa mulai reda melemparkan serangan-serangan ke aparat kepolisian yang berjaga untuk mempertahankan keamanan gedung Bawaslu.

Polisi kemudian meminta agar perempuan tersebut menjaga jarak termasuk aparat keamanan lainnya untuk menghindari perempuan bercadar serba hitam tersebut dari kerusuhan.

Namun perempuan itu tetap berjalan hingga akhirnya polisi menembakkan gas air mata dan perempuan itu berbalik arah. (rmol/pojoksatu)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.