Disapu Puting Beliung 45 Bangunan Rusak

119
0
FOTO-foto: ISTIMEWA RUSAK. Bangunan di Dusun Cileteng Desa Cibeureum Kecamatan Sukamantri ini rusak setelah disapu puting beliung Selasa (26/11) sore. Foto kanan, atap rumah di Desa Bahara Kecamatan Panjalu rusak akibat puting beliung.

CIAMIS – Angin puting beliung menyapu sebagian daerah Ciamis Selasa (26/11) sore. Sebanyak 45 bangunan rusak. Genting berjatuhan. Sebagian lagi tertimpa pohon. Ada juga bangunan ambruk.

Anggota Tagana Ciamis wilayah Kecamatan Sukamantri Alan Hariri SE menjelaskan pada Selasa (26/11) sore, terjadi angin puting beliung di Dusun Cileteng Desa Cibeureum Kecamatan Sukamantri. Akibat kejadian itu 15 bangunan rusak. Dua diantaranya rusak parah. Yaitu rumah milik Lia (38) yang tertimpa pohon alpukat dan pabrik penggilingan padi milik H Agus (49). Bangunan itu sebagiannya ambruk.

“Beruntung dalam kejadian itu tidak sampai ada korban jiwa, hanya kerugian materil saja,” kata Alan Rabu (27/11) siang.

Angin puting beliung juga merusak 30 rumah di Dusun Cililitan, Dusun Karangayar dan Dusun Jongorasi di Desa Bahara Kecamatan Panjalu. Kawasan itu dilanda angin puting beliung Selasa (26/11) sekitar pukul 17.00 sampai malam.

Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Rumah-rumah yang terdampak puting beliung mengalami rusak ringan di bagian atap. Gentingnya berjatuhan. Rabu (27/11) pagi, rumah-rumah tersebut sudah diperbaiki secara gotong-royong oleh masyarakat, Tagana, pihak desa dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ciamis dan lainnya.

Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Ciamis bagian Kecamatan Panjalu Mumu Najmudin menjelaskan di Dusun Cililitan sebanyak 21 rumah rusak ringan. Kerugian materil diperkirakan Rp 135 juta. Adapun di Dusun Karangayar, empat rumah rusak dengan kerugian Rp 22 juta dan di Dusun Jongorsari ada lima rumah kerugian Rp 213 juta. Jadi totalnya di tiga dusun tersebut ada sekitar 30 rumah yang semuanya alami rusak ringan.

Ketua Tagana Ciamis Ade Waluya mengimbau saat memasuki musim hujan seperti saat ini, warga harus mewaspadai angin puting beliung. “Terutama di wilayah Ciamis utara yang memang rentan puting beliung, angin kencang dan longsor,” ujarnya mengimbau.

Dihubungi terpisah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis Drs H Mochamad Soekiman mengaku bahwa anggotanya sudah membantu masyarakat yang menjadi korban puting beliung.

“Upaya kami juga memberikan sosialisasi serta imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat saat ini hujan disertai angin kencang terus terjadi,” tandasnya. (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.