Langkah Meningkatkan Prestasi Akademik Siswa

Disdik Akan Melakukan Redistribusi Guru

70
0
PAPARKAN. Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Dr H Dadang Yudhistira SH MPd saat diwawancara Radar Selasa (25/6).

TASIK – Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya mengupayakan peningkatan prestasi akademis di tingkat sekolah menengah pertama (SMP). Hasil ujian nasional (UN) siswa menjadi pijakan Disdik mengejar tujuan tersebut. Mereka berencana melakukan redistribusi guru dan memeratakan standar nasional pendidikan.

Dari data Disdik, hasil Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019 dari 64 SMP negeri dan swasta, nilai tertinggi sekolah 313, 91, rata-rata (pertengahan) 208,10 dan terendah 167,34. Jumlah tersebut dari empat pelajaran: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). (Selengkapnya lihat grafis)

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Dr H Dadang Yudhistira SH MPd menjelaskan hasil UNBK 2019 belum mengalami peningkatan dari UNBK sebelumnya. Untuk itu, Disdik akan menerapkan beberapa kebijakan. Tujuannya agar mendorong percepatan pemerataan akses pada layanan dan kualitas pendidikan di tahun-tahun mendatang.

“Kita akan jalankan penerapan redistribusi guru, tunggu adanya petunjuk teknis (juknis, Red) dan usaha untuk pemerataan delapan standar nasional pendidikan di semua sekolah Se-Kota Tasikmalaya (SMP, Red),” ujar Dadang ditemui Radar di kompleks Perkantoran Jalan Ir Juanda Kota Tasikmalaya Selasa (25/6).

“PPDB sekarang sebagai pemerataan prestasi baik akademik dan non akademik. Karena pemerintah nantinya harus menyediakan sarana dan prasarana untuk meningkatkan kompetensi guru dan menghilangkan dikotomi antara sekolah unggulan dan non unggulan,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya H Undang Syafrudin S SPd MPd menilai peningkatan kualitas pendidikan tidak bisa dilaksanakan sepihak. Pemangku kebijakan dan semua elemen dunia pendidikan harus bersinergi agar peningkatan dan pemerataan kualitas pendidikan bisa tercapai.

“Dengan sistem PPDB zonasi berdampak pada pemerataan hasil proses pendidikan. Kemampuan guru juga terdongkrak,” kata dia

Soal sinergitas semua elemen pendidikan, Kepala SMPN 13 Tasikmalaya Usep Saefulloh MPd sepaham dengan Undang. Menurutnya, peningkatan kemampuan peserta didik bisa terwujud saat sekolah, orang tua siswa dan siswanya kompak. Mereka satu visi dan misi menyukseskan program peningkatan dan pemerataan kualitas pendidikan.

“Sekolah terus mengundang dalam tiga kali setiap tahunnya, awal semester menyampaikan program, pertengahan menyampaikan tindak lanjut dan penerimaan hasil ujian evaluasi dan solusi. Karena, sekolah bermaksud memberikan informasi dan bisa saling mengetahui, baik orang tua siswa dan siswanya sendiri,” ujarnya menyarankan. (mg1)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.