Soal Pencairan Dana Pensiun oleh YDKP yang Mandek

Disdik Jangan Angkat Tangan

10

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

CIAMIS – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Ciamis H Tito Achmad SH meminta Dinas Pendidikan (Disdik) turun tangan menanggulangi masalah mandeknya pencairan dana pensiunan yang dikelola Yayasan Dana Kematian dan Pensiun (YDKP).

Disdik juga harus meninjau legalitas program pemotongan gaji guru dan tenaga kependidikan oleh YDKP.

“Karena bila tidak jelas legalitasnya bisa masuk kategori pungutan liar (pungli),” terang Tito kepada Radar, Jumat (26/10) siang.

Sepengetahuan Tito, pengurus YDKP yang menghimpun dana tersebut juga sudah pensiun. Namun, bukan berarti mereka kehilangan tanggung jawab. “Sejauh mana legal standing penghimpunan dana tersebut,” ujar dia.

Selain itu, pengendapan dan pengelolaan dana pensiun itu juga harus diketahui. Hak dan kewajiban peserta dan pengurus wajib mengacu pada aturan. “Peran Disdik juga harus ada. Jangan tidak bertanggung jawab. Tapi harus meluruskan agar tidak jadi banyak korban lagi,” ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ciamis Drs H Wahyu Hidayat mengaku tidak tahu sama sekali mengenai program pemotongan dana pensiun oleh YDKP. “Maaf saya tidak tahu sama sekali tentang YDKP. Silahkan ke pejabat lain yang sudah lama bertugas di Disdik,” singkatnya.

Sementara, Ketua YDKP Endang Siregar masih belum merespons ketika dikonfirmasi Radar melalui sambungan telepon. (isr)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.