Disdik Kota Banjar Rencanakan Belajar Tatap Muka Digelar 11 Januari

245
0
Ahmad Yani Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar
Ahmad Yani Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar
Loading...

BANJAR – Pemerintah Kota Banjar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan belum membuka sistem belajar dengan pembelajaran tatap muka (PTM). Dinas masih menunggu proses persiapan yang dibutuhkan, terutama protokol kesehatan (prokes) untuk memulai pembelajaran tatap muka.

“Sejauh ini setelah libur semester ganjil belum dilaksanakan pelajaran secara bertatap muka, kita sedang proses. Kalau berdasarkan kalender pendidikan, harusnya mulai tanggal 11 Januari sudah bisa dilaksanakan,” kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar Ahmad Yani, Senin (4/1).

Ia menjelaskan sebelumnya siswa berbagai tingkatan melaksanakan libur semester ganjil selama dua minggu. Libur semester ganjil dimulai Senin (21/12) hingga 3 Januari 2021. Siswa kembali lagi belajar pada 4 Januari 2021.

Menurut Ahmad Yani, sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, harusnya mulai tanggal 4 Januari 2021, sekolah akan melangsungkan belajar tatap muka tanpa melihat zona kasus Covid-19. Namun karena berbagai persiapan belum maksimal, maka sampai saat ini belum dilaksanakan.

“Rencana sesuai dengan SKB 4 menteri bahwa bulan Januari tanpa memperhatikan zona sekolah dapat melakukan tatap muka seizin kepala daerah,” kata Yani.

loading...

Baca juga : Kota Banjar Belum Punya Rapid Test Antigen

Kota Banjar sendiri, kata dia, kemungkinan akan melaksanakan tatap muka. Siswa dan guru akan datang ke sekolah dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar seperti biasa.

“Kalau menyimak dari beberapa pertemuan, ibu wali kota menginginkan tatap muka. Kalau izin secara tertulis belum,” kata dia.

Pelaksanaan belajar tatap muka sendiri tetap menerapkan 3M, yakni mencuci tangan pakai sabun, menggunakan masker dan menjaga jarak. Kemudian, jumlah siswa yang datang ke sekolah juga dibatasi. Pelaksanaannya belajar tatap mukanya akan berlangsung secara bergiliran.

“Ya tetap dengan menerapkan protokol kesehatan, supaya siswa dan guru aman dan tidak terpapar Covid-19,” katanya. (cep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.