Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.3%

7.2%

70.4%

Disdikbud Kabupaten Tasik Tunda Sekolah Tatap Muka

181
0

SINGAPARNA – Menyikapi meningkatnya kasus positif Covid-19, termasuk siswa SD dan orang tuanya membuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya menunda kembali rencana belajar tatap muka di sekolah. Apalagi status kabupaten saat ini menjadi zona orange.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tasikmalaya Dadan Wardana mengatakan, dalam pertemuan dengan Komisi A DPRD Kabupaten Kebumen, Disdikbud bersama Bagian Persidangan DPRD Kabupaten Tasik membahas SKB empat menteri.

Baca juga : Positif Corona di Kota Tasik Nambah 2 Orang, Pendatang dari Zona Merah Dilarang Masuk

“Membahas tentang zona hijau dan kuning dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka. Saya sampaikan di Kabupaten Tasikmalaya, sempat zona kuning dan hijau, tetapi itu minggu sebelumnya. Kondisi hari ini zona orange,” ujarnya kepada wartawan di Gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (15/9).

Maka dari itu, terang dia, pembelajaran tatap muka di Kabupaten Tasikmalaya belum bisa dilaksanakan, karena dari sisi sarana dan prasarana protokol kesehatan belum memadai di setiap sekolah.

“Kemudian juga dari sisi situasi kondisi Covid-19 belum landai, bahkan sekarang masuk zona orange, artinya tidak bisa melakukan pembelajaran tatap muka di zona merah dan orange,” kata dia.

Tambah dia, dalam kondisi Covid-19 ini sudah membuat modul pembelajaran di masa pandemi yang sudah diedarkan kepada para kepala sekolah dan UPTD serta masyarakat di lingkungan sekolah.

“Supaya mematuhi dalam melaksanakan protokol kesehatan, ada sebagian yang melaksanakan kelompok belajar dengan catatan menerapkan protokol kesehatan, tidak tatap muka,” ungkap dia.

Dia menambahkan, dalam upaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, pastinya tidak akan efektif karena dalam kondisi darurat pandemi Covid-19.

Jadi tidak serta merta efektif. “Upaya kami bagaimana caranya hak anak mendapat pendidikan terlayani di masa pandemi ini. Kalau misalkan banyak yang menganggap tidak efektif, ya karena dalam masa pandemi,” papar dia.

Upaya lainnya, tambah dia, seperti pembelajaran dalam jaringan (daring) memang sebagai salah satu langkah untuk pembelajaran tanpa tatap muka, tapi jika memberatkan bisa diubah lagi metode pembelajarannya.

“Kita mencoba para guru harus memahami IT, kami paham kondisi saat ini sebagian masih ada yang belum menguasai. Artinya guru juga bisa bekerja mudah dalam membuat laporan dengan IT atau daring, kalau menyulitkan kita akan coba disiasati dan dievaluasi,” tambah dia.

Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto SIP menambahkan, dengan munculnya siswa SD yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan riwayat perjalanan dari luar daerah harus menjadi warning bagi semua.

“Artinya bagi sekolah untuk tidak dulu membuka pembelajaran secara langsung tatap muka tanpa persiapan matang. Karena pemerintah dan sekolah tidak bisa memberi jaminan ketika dilaksanakan belajar tatap muka,” ungkap dia.

Baik siswa maupun orang tuanya, kata Ato, tidak bisa dijamin ketika berinteraksi di luar sekolah bisa aman dari penularan Covid-19. Sehingga KPAID meminta kepada semua pihak termasuk pemerintah untuk sementara tidak melaksanakan belajar tatap muka.

Baca juga : Ini 9 Lokasi Razia Masker di Kota Tasik, 4 Orang Didenda Rp50 Ribu, 131 Disanksi

“Apalagi jika standar protokoler kesehatan di sekolah masih belum bisa terpenuhi. Mengingat ketika pembelajaran tatap muka harus memenuhi lima unsur persyaratan,” kata dia.

Kelima unsur yang harus dipenuhi, tambah dia, kesiapan dari pemerintah daerah dalam melaksanakan protokol kesehatan, kesiapan sekolahnya, gurunya, orang tua dan siswanya. “Ketika semuanya siap, tidak menjadi persoalan, akan tetapi dengan munculnya siswa SD yang terkonfirmasi positif Covid-19 harus menjadi warning bagi semua pihak,” tambah dia. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.