Disekap Tiga Hari, ABG 15 Tahun di Tasikmalaya Digilir Dua Remaja

6302
DIAMANKAN. Kedua pelaku pencabulan anak di bawah umur diamankan Satreskrim Polres Tasikmalaya, Selasa (12/3). (Diki Setiawan/radartasikmalaya.com)

MANGUNREJA – Ris (15), gadis asal Kecamatan Cigalontang menjadi korban pencabulan yang dilakukan KF (20) dan RM (17) warga Desa Cidugaleun. Korban diduga disetubuhi bergilir di rumah pelaku dan disekap selama tiga hari.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Pribadi Atma SPd MH mengatakan pelaku ditangkap setelah orang tua korban melaporkannya pada Selasa (12/3) pagi.

“Dalam laporannya, korban sudah tiga hari tak pulang. Kami gerak cepat, cari informasi. Siangnya langsung menemukan korban bersama kedua pelaku di rumah kosong,” terangnya kepada wartawan, kemarin.

Berdasarkan pengakuan KF dan RM, lanjut dia, korban dibawa ke rumah pelaku di Pasirhonje, Cigalontang. Dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan modus bujuk rayu, korban dijanjikan diberi HP.

Jelas Pribadi, setelah korban mengikuti keinginan pelaku, KF dan RM tidak memperbolehkannya pulang selama tiga hari.

“Selama tiga hari di rumah pelaku, korban disetubuhi secara bergilir. Pagi disetubuhi oleh KF dan sore giliran RM,” paparnya.

Kemudian, kata dia, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) akan visum terhadap korban. “Kedua pelaku disangkakan Pasal 81 dan 82 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal sampai 15 tahun,” tambahnya.

Tempat yang sama, Kanit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya, Aiptu Josner Ali SH menambahkan, pelaku masih dimintai keterangan lebih dalam. “Tinggal gelar perkara menentukan status kedua pelaku untuk menjadi tersangka,” bebernya.

KF (20), salah satu pelaku mengaku baru mengenal korban dari media sosial. “Ya benar, korban dibonceng dan dibawa ke rumah menggunakan sepeda motor. Namun, tidak sampai disetubuhi, hanya dibuka celananya saja,” singkatnya. (dik)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.