Diserang Hama Ulat, Petani Jagung Merugi

98
0
Beni Yoga

TAROGONG KIDUL – Petani jagung di Kabupaten Garut mengeluhkan serangan hama ulat. Akibat serangan ulat, hasil panen jagung menurun, sehingga petani merugi.

“Ia benar memasuki musim hujan ini muncul hama ulat yang menyerang batang pohon jagung. Jadi pertumbuhannya lambat, bahkan ada yang mati dan tidak berbuah,” ujar Agus (52), salah seorang petani di Kecamatan Samarang Selasa (7/1).

Menurut dia, akibat serangan hama ulat, dirinya harus mengeluarkan biaya dua kali karena harus membeli obat untuk membasmi ulat. Sementara, hasil panen tidak sesui dengan pengeluaran selama ini.

“Kalau tidak disemprot, malah kita gagal panen. Kalau disemprot kita harus keluarkan uang lebih, jadi serba salah,” kata dia. Dia berharap tindakan dari pemerintah kabupaten untuk membantu petani menanggulangi serangan hama.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Beni Yoga mengakui saat ini adanya serangan hama ulat terhadap tanaman jagung. “Serangan ulat grayak terhadap jagung ini akibat tingginya curah hujan. Jadi muncul hama ini,” ujar dia di kantornya kemarin.

Pihaknya mengaku sudah melakukan monitoring dan penyuluhan ke masing-masing daerah yang memiliki potensi tanaman jagung, seperti di Kecamatan Banyuresmi. “Daerah Banyuresmi merupakan daerah pemasok jagung terbesar ke dua di Jawa Barat yang saat ini kondisi tanamannya tengah diserang hama ulat,” katanya.

Dari hasil monitoring, kata dia, hama ulat grayak memakan batang pohon hingga rusak dan patah, sehingga menghambat pertumbuhan tanaman jagung yang berakibat petani mengalami gagal panen dan penurunan produksi. “Salah satu penanggulangan hama ulat dengan cara diseminasi atau pemberian obat-obatan anti hama yang harus dilakukan secara rutin,” ujarnya.

Maka dari itu, tambah dia, diperlukan kerja sama antar petani untuk memerangi hama ulat. “Kami siap membantu petani dalam memerangi hama ulat,” ujarnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.