Diserang Ikan Caroang, Nelayan di Pangandaran Meninggal

366

PANGANDARAN – Andri (32), nelayan Dusun Kalapatiga RT 04/RW 09 Desa Babakan Kecamatan/Kabupaten Pangandaran diserang ikan Caroang atau ikan Cendro saat menyelam berburu ikan di kawasan perairan Cagar Alam Pangandaran, Jumat(11/1) dini hari.

Korban meninggal dengan luka tusukan ikan yang dikenal agresif tersebut.

Dodi Abdillah (37), anggota Tagana Pangandaran yang juga rekan korban menuturkan, kejadian tersebut bermula saat korban tengah berburu ikan dengan menyelam ke dasar laut.

“Korban tiba-tiba diserang Caroang, dan terkena tusukan moncong mulut ikan itu tepat di bagian urat nadi leher,” ungkapnya kepada Radar.

Dikatakannya, rekan-rekan korban yang saat itu mengetahui kejadian tersebut langsung berupya menolong dan mengangkat korban yang bersimbah darah ke atas perahu.

“Saat dievakuasi korban masih bernafas, namun penuh darah karena luka di bagian leher. Tiba di puskesmas korban menghembuskan nafas terakhirnya,” kata Dodi.

Lanjutnya, korban diketahui melaut bersama 6 rekannya untuk beeburu ikan.

Setibanya di lokasi, tepatnya di kawasan perairan Batu Bodas, Cimanggu, mereka berpencar.

Menurut Dodi, Caroang merupakan ikan agresif yang kerap menyerang para penyelam.

“Ikan itu memang mengejar cahaya, kebetulan korban yang saat itu jaraknya dekat, Caroang tersebut menyerang korban yang menggunakan lampu senter ditangannya Namun moncong ikan malah mengenai bagian leher korban,” ujarnya.

Komandan Pos TNI Al, Dayat Sudrajat membenarkan kejadian tersebut. korban meninggal akibat diserang ikan Caroang saat mencari ikan.

“Iya benar, korban meninggal dengan luka tusuk di bagian leher akibat diserang ikan Caroang saat mencari lobster,” ungkapnya.

Dikatakannya, jasad korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (nay)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.