Warga Sujud Syukur, Menggunduli Rambut

Dishub Cabut One Way

56
0
BUKAN CUKURAN BIASA. Warga Jalan Murod Idrus menggunduli rambut setelah Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis mencabut pemberlakuan lalu lintas one way atau satu arah di jalan tersebut Kamis (31/1).IMAN S RAHMAN/RADAR TASIKMALAYA

CIAMIS – Setelah menuai protes berulang kali dari warga dan ada kajian dari beberapa lembaga, akhirnya Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis mencabut kebijakan pemberlakuan one way atau satu arah di Jalan Murod Idrus, Kamis (31/1).

Kamis pagi, petugas Dishub menutup rambu lalu lintas dilarang melintas atau porboden. Keputusan tersebut disambut suka cita oleh warga. Mereka melakukan sujud syukur di jalan. “Kami, warga sangat senang. Satu bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, kami sujud di jalan raya dan cukur rambut secara plontos,” jelas Daud (40), salah satu warga.

Daud senang. Dishub telah mendengarkan aspirasi warga. Pembukaan jalur menjadi dua arah, tentunya menggeliatkan lagi perekonomian warga. “Warung-warung pada ramai,” ujarnya.

Neneng (40) juga sama. Dia mengaku bahagia. Perjuangan masyarakat yang menolak pemberlakuan porboden selama ini tidak sia-sia. Kini masyarakat mulai bersemangat melakukan usaha.

Sebagai bentuk syukur atas kebijakan Dishub tersebut, kata Neneng, warga juga makan bareng. “Kami sangat berterima kasih kepada Dishub yang telah mengabulkan aspirasi kami untuk mencabut kebijakan one way,” kata dia.

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dinas Perhubungan Ciamis Ahmad Yani menjelaskan hasil evaluasi Forum Angkutan Jalan, Dishub, Pol PP dan dinas terkait mempertimbangkan dua opsi soal pengaturan lalu lintas satu arah. Opsi pertama yaitu diberlakukan tetap, namun jamnya dipersingkat lagi. Opsi kedua diberlakukan seperti dulu (dua arah), namun di lokasi Pasar Subuh one way. ”Namun sebagian tidak semuanya dicabut. Hanya yang di Jalan Murod Idrus,” ujarnya.

Apakah pencabutan kebijakan one way, karena adanya glombang peno­lakan dari warga? Agus menjawab, ”Ya salah satunya itu, namun ada hal pertimbangan lain juga. Di mana men­dorong agar pembangunan parkir di dalam RSUD cepat selesai agar tidak di depan lagi RSUD parkirnya. Makanya kami imbau juga kepada masyarakat terutama penguna jalan agar taat peraturan, karena banyak kendaraan yang justru melanggar aturan,” pungkasnya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.