Dishub Diminta Atasi Persoalan Angkutan Online-Konvesional

38
0

GARUT KOTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut belum bisa mengeluarkan kebijakan terkait angkutan online. Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman.

“Saya masih bingung, dari pusat juga tidak ada regulasinya untuk itu (angkutan online). Jadi harus mengacu ke peraturan yang mana,” Helmi kepada wartawan Minggu (30/6).

Menurut dia, sampai saat ini Pemkab Garut belum mengeluarkan kebijakan atau regulasi apapun terkait keberadaan angkutan daring tersebut. “Perkembangan zaman sekarang ini akan berdampak kepada semua lini, termasuk moda angkutan. Jadi sulit untuk dihindari,” katanya.

Namun untuk menyelesaikan permasalahan ini, pihaknya sudah menyerahkan ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut. “Kami sudah perintahkan Dishub untuk menyelesaikannya. Kami tidak bisa mengeluarkan peraturan, karena dari atasnya juga tidak ada,” terangnya.

Terkaitnya adanya ketegangan antara angkutan online dan konvensional, langkah yang diambil yakni mempertemukam keduanya. “Dishub ini bagiannya, saya sudah perintahkan kadishub untuk menyelesaikan masalah ini,” terangnya. Dia mengimbau seluruh pengemudi transportasi umum, baik online maupun konvensional bisa saling menjaga ketertiban dan keamanan wilayah Garut.

Terpisah, Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna menerangkan terkait bentrok antara angkutan online dan konvensional sudah ditangani polsek masing-masih wilayah. “Kejadiannya ada dua kali, di Tarogong Kaler dan Karangpawitan. Itu semua sudah beres ditangani,” terangnya.

Untuk mengantisipasi bentrok terulang, dirinya mengimbau saling menghargai antar semua pengemudi. “Sama-sama cari makan, jadi saling menghargai,” terngnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.