Dishub Pangandaran Antisipasi Pemudik Lewat Jalan Tikus

161
0
DILARANG MUDIK. Dishub Kabupaten Pangandaran meminta warga Pangandaran agar tidak mudik pada lebaran tahun ini. Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pangandaran akan terus memperketat perbatasan, termasuk jalan tikus yang mudah dilalui. Hal ini untuk mengantisipasi datangnya pemudik dari zona merah virus corona.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran Trisno mengatakan jauh-jauh hari pihaknya sudah memberhentikan akses masuk kendaraan umum ke Pangandaran, namun masih ada beberapa yang berhenti di perbatasan dan dijemput oleh keluarganya. “Masih ada yang tidak terdeteksi, karena beberapa ada yang dijemput langsung keluarga,” ungkapnya kepada Radar, Senin (6/4).

Baca juga : Pemkab Pangandaran Siapkan Rapid Test Corona Massal

Dia menghimbau warga Pangandaran untuk tidak mudik pada lebaran kali ini, demi menghindari penyebaran virus corona.

Untuk menahan laju pemudik, pihaknya juga akan memperketat jalan tikus, setidaknya ada lima titik. “Yang lima titik itu kita minta bantuan kepala desa, karena SDM kita sangat terbatas,” jelasnya.

Lima titik ini, kata dia, masih bisa dilewati oleh mobil, sehingga masih ada peluang diterobos oleh pemudik. “Makanya kita minta bantuan pihak lain untuk pengawasan itu,” ujarnya.

Loading...

Pada hari Minggu saja, kata ia, setidaknya ada 100 pemudik yang masuk jalan tikus. “Kalau 100 saja yang masuk, berarti sudah ada 500 yang masuk dari lima titik,” jelasnya.

Baca juga : Normalisasi DAS Cikidang Kewenangan Provinsi, Ganti Rugi Warga Dibayar Pemkab Pangandaran

Paling banyak pemudik tersebut berasal dari area Jabodetabek, yang notabene zona merah virus corona. “Ada juga yang dari luar Pulau Jawa,” terangnya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.