Sudah Ada Pengusaha Angkutan Mengajukan

Dishub Siapkan Trayek Ciawi-Singaparna

2502
0
BELUM RAMPUNG. Jalan Ciawi-Singaparna di Desa Kudadepa Kecamatan Sukahening mulai ramai dilalui kendaraan walaupun belum rampung Minggu (27/1).RADIKA ROBI RAMDANI / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

SINGAPARNA – Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya akan segera menyiapkan trayek angkutan Jalan Cising. Apabila jalan sepanjang 23 kilometer itu sudah rampung.

Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya Drs H Suryanto mengatakan trayek ini akan difokuskan kepada wilayah Tasik Utara. Guna memenuhi kebutuhan angkutan umum ketika Jalan Cising sudah selesai dan bisa dilalui aktivitas masyarakat.

“Sangat dimungkinkan sekali pembukaan trayek Ciawi-Singaparna ini dibuka ketika Jalan Cising rampung, itu pun tergantung kebutuhan masyarakat,” ujarnya kepada Radar, Minggu (27/1).

Suryanto menjelaskan untuk saat ini belum ada trayek angkutan dari Ciawi ke Singaparna. Baru ada angkutan dengan trayek Singaparna-Galunggung dan Singaparna-Kubang Eceng. Saat ini jumlah jaringan trayek di Singaparna mencapai 48 dari total se-Kabupaten Tasikmalaya 151.

Menurutnya, pembuatan trayek Jalan Ciawi-Singaparna ini seiring dengan akan dipindahkannya Terminal Singaparna ke Desa Cilampunghilir Kecamatan Padakembang dengan status menjadi tipe B. Maka dari itu, akan ada angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP).

“Nantinya angkutan tersebut dimungkinkan melalui Jalan Cising, karena lokasi terminal berada di wilayah Padakembang yang dilalui jalan tersebut,” terangnya.

Sejauh ini, kata dia, secara badan hukum sudah ada pengusaha angkutan yang mengusulkan untuk pembentukan trayek di Ciawi-Singaparna. Ini menandakan ada animo dan kebutuhan dari masyarakat akan fasilitas transportasi di jalan baru tersebut.

Loading...

Selain itu, Kepala Bidang Sarana Prasarana Lalu Lintas pada Dishub Jajang mengatakan sudah mendata kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Cising. “Kalau dari Singaparna sampai Galunggung sudah terpasang 100 titik. Sisanya sampai Ciawi sudah dihitung membutuhkan sekitar 300 PJU lagi dengan jarak pemasangan 50 meter,” paparnya.

Terpisah, Dwi Juli Kusmorof, warga Kecamatan Pagerageung mengaku sangat membutuhkan sekali adanya trayek di Jalan Cising. “Ya kami sangat membutuhkan sekali adanya fasilitas transportasi ini ketika jalan sudah nyambung. Karena akan mempermudah akses menuju Singaparna,” paparnya.

Dwi meminta Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya harus menyiapkan trayek ini sebelum Jalan Cising nyambung. Sehingga, ketika sudah bisa dilalui kendaraan, angkutan umum pun sudah beroperasi. “Harus secepatnya disiapkan. Jadi kalau nanti sudah bisa dilalui, angkutan umum sudah jalan,” paparnya. (obi/yfi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.