Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.4%

20.4%

8.4%

66.9%

Diskusi Sengketa Lahan, Kepsek SMKN Garut Bawa Senpi, Katanya Punya Izin

78
0
JELASKAN. Kepala SMKN 1 Garut Dadang Johar Arifin memberikan penjelasan terkait senjata api yang dimilikinya.

POLRES Garut telah memanggil Kepala SMKN 1 Garut Dadang Johar Arifin yang kedapatan membawa senjata api saat bertemu dengan pengurus Kadin Garut di Gedung Toserba Patriot Kecamatan Tarogong Kidul.

Plh Kasubbag Humas Polres Garut Ipda Muslih Hidayat mengatakan telah memanggil Dadang pada Senin (8/6) pukul 19.45. Dadang telah mengakui membawa senjata saat bertemu dengan rombongan Kadin Garut.

Baca juga : Diskusi Sengketa Lahan, Kepsek SMKN Garut Bawa Senpi

“Keterangan dari yang bersangkutan, senjata itu dibawa untuk menjaga diri. Ia juga menerangkan memiliki surat izin dari Mabes Polri untuk kepemilikan senjata bernomor SIPSPK/ 10118-a/ VII/2019 tertanggal 31 Juli 2019,” ucap Muslih Selasa (9/6).

Saat bertemu dengan pengurus Kadin, Dadang membawa senjata di saku celana sebelah kanan.

“Hanya dibawa senjatanya di saku celana. Tidak ditodongkan kepada siapa pun,” terangnya.

Senjata tersebut, lanjut Muslih, dibawa setiap hari oleh Dadang dan disimpan di mobil. Dadang mendapat senjata dari hibah.

Hibah itu sudah mendapat surat izin Kapolri nomor SI/ 4664/VII/YAAN.2.8/2019 Tertanggal 31 Juli 2019.

Senjata tersebut dibawa Dadang karena merasa diancam dan diintimidasi. “Awalnya yang bersangkutan pada saat itu akan melaksana­kan olahraga bad­minton.

Baca juga : Tim Covid-19 Garut Tracking & Tracing Kecamatan Sukaresmi

Sebelum saksi melakukan olahraga, men­dapatkan kabar dari wakil kepala sekolah SMKN I Garut bahwa Gedung Patriot sudah dibongkar sekerumunan massa,” ucapnya.

Dadang lalu datang ke gedung. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.