Disnaker Kota Banjar Diminta Proaktif dan Inovatif

112
Iwan Herwanto

BANJAR – Dinas Tenaga Kerja Kota Banjar tak harus melulu menunggu adanya laporan atau pengaduan jika hendak menurunkan tim untuk pengawasan. Hal tersebut diungkapkan Ketua Serikat Pekerja Sinar Baru Banjar PT Albasi Priangan Lestari (APL) Iwan Herwanto.

Menurut dia, harusnya dinas lebih proaktif dan inovatif, dengan melakukan upaya-upaya pencegahan edukatif preventif. Terlebih, ketika mendapatkan informasi dari pihak yang terpercaya.

“Kemudian adakah regulasi yang tegas memberikan kewenangan pengawas ketenagakerjaan untuk menindaklanjuti sebuah informasi dari media massa? Jawabannya tentu ada, yakni sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 33 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pengawasan Ketenagakerjaan,” kata dia.

Ia berharap Disnaker dewasa dalam menyikapi keinginan buruh soal peningkatan uang makan. Terlebih 80 persen pekerja PT APL merupakan warga lokal Kota Banjar.

“Soal uang makan yang tidak layak kan harusnya menjadi sorotan penting Dinas Ketenagakerjaan, apa yang menjadi masalah, berikan solusi supaya tidak ada pihak yang dirugikan. Jangan berpangku tangan kemudian menunggu adanya laporan terlebih dahulu, apa gunanya kewenagan pengawasan jika tidak dijalankan dengan baik,” katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Banjar Yudi Kardiman mengatakan untuk kasus seperti itu bisa melaporkan ke dinasnya. Pihaknya bisa menurunkan bagian pengawas untuk melakukan pendampingan dan mediasi jika permasalahan terus berlanjut dan tuntutan terus dilakukan.

“Kita bisa sebagai penengah. Laporkan dulu baru nanti kita tindaklanjuti untuk mencari solusi dari permasalahannya,” ujar Yudi di ruang kerjanya kemarin.

Untuk diketahui, ribuan karyawan PT APL menuntut pihak perusahaan untuk segera menaikkan uang makan dari Rp 3.500 menjadi Rp 10.000 per hari. (cep)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.