Wabup: Jangan Hanya Orientasi Proyek Saja

Disparpora Siap Diperiksa BPK

236
0
KURANG PEMINAT. Taman Wisata Ciwulan (TWC) yang berada di belakang Pendopo Singaparna sepi pengunjung, Minggu (22/4).
Loading...

SINGAPARNA – Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupeten Tasikmalaya Drs H Asep Saeful Bahri MSi mengatakan untuk Taman Wisata Ciwulan (TWC) saat ini sedang tahapan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat.

“Saat ini sedang dalam proses pemeriksaan dan kita siap diaudit BPK,” ungkapnya saat dihubungi Radar, Senin (23/4).

Asep menjamin pembangunan TWC yang menghabiskan anggaran Rp 2,5 miliar ini sudah sesuai dengan prosedur.

“Kami selalu siap diperiksa, karena pembangunan itu sudah sesuai prosedur. Bahkan tidak ada satu hal pun yang tertinggal,” terangnya.

Sedangkan untuk Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (Ripparda), lanjut Asep, sedang dalam proses pengusulan ke DPRD untuk dilakukan pembahasan. “Kita targetkan Ripparda selesai tahun 2019,” katanya.

Loading...

Nantinya Ripparda akan mengatur mengenai wisata yang ingin dikembangkan oleh pemerintah daerah. Karena Ripparda akan mengacu kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Sehingga dengan hadirnya Ripparda, pengembangan dan pembangunan objek pariwisata akan lebih fokus dan terarah,” katanya.

Terpisah, Wakil Bupati Tasikmalaya H Ade Sugianto mengatakan Taman Wisata Ciwulan merupakan kebijakan yang sudah terjadi, sehingga tidak harus saling menyalahkan.

“Namun ini menjadi pembelajaran hebat bagi kita, utamanya bagi saya karena penataan wisata itu harus fokus,” ujarnya.

Kedepannya Dinas Pariwisata harus bisa fokus dalam pembangunan pariwisata, sehingga bisa menjadi ikon Kabupaten Tasikmalaya dan dikenal oleh seluruh masyarakat. “Jangan sampai asal menata atau berorientasi proyek saja,” pungkasnya. (ujg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.