Dispenda Garut Telusuri Kendaraan yang Tak Didaftar Ulang

178
CEK FISIK. Beberapa kendaraan saat dicek fisik di Samsat Garut Kamis (18/10). Dispenda akan menelusuri kendaraan yang tidak didaftar ulang.

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TAROGONG KIDUL – Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Jawa Barat wilayah pelayanan Garut akan terus menelusuri kendaraan roda dua dan roda empat yang tidak melakukan daftar ulang kendaraannya atau tidak membayar pajak.

“Kami akan datangi setiap rumah warga yang sudah terdata memiliki kendaraan dan tidak daftar ulang untuk diperiksa pajak kendaraannya,” ujar Kepala Seksi Dispenda Wilayah Pelayanan Garut Jimi kepada wartawan di Samsat Garut Kamis (18/10).

Dalam melakukan penelusuran, pihaknya tidak akan bergerak sendiri. Akan melibatkan unsur TNI dan Polri dibantu aparatur pemerintah tingkat kecamatan dan desa.

Selain lintas instansi, pihaknya juga membentuk kelompok Kader Taat Pajak dari kalangan pemuda setempat.

“Ini sebagai dorongan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar taat pajak kendaraan,” katanya.

Ia mengatakan penelusuran akan dilakukan secara berkala atau dibagi empat triwulan selama satu tahun. Hasil penelusuran sementara, kata dia, banyak warga yang tidak bayar pajak karena kendaraannya sudah pindah tangan atau dijual.

Persoalan lainnya, lanjut dia, karena jarak yang jauh ke kantor pelayanan Samsat dan persoalan kredit macet sehingga kendaraannya disita dan tidak bisa bayar pajak.

“Persoalan seperti tidak bayar cicilan ke lising atau kredit macet menjadi pengaruh belum bayar pajak,” kata Jimi didampingi Baur STNK Samsat Garut Aiptu Ribut Wijianarto.

Kepala Seksi Penerimaan Penagihan Dispenda Wilayah Garut Yasa menambahkan selain menelusuri langsung ke daerah, pihaknya bersama kepolisian melakukan tindakan lain dengan menggelar operasi kendaraan bermotor di Garut.

Kendaraan yang terjaring razia tidak membayar pajak, akan dilakukan tindakan tilang atau membayar pajak langsung ke Samsat yang sudah disiapkan di lokasi operasi kendaraan.

“Kami juga melakukan Samsat Keliling. Hasil dari Samsat Keliling ini respon masyarakat bagus, seperti di Bungbulang warga yang bayar pajak bisa sampai Rp 40 juta selama sehari,” paparnya. (yna)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.