Disperindag Garut Kembangkan IKM saat Pandemi

48
0
PELATIHAN. Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman saat pelatihan terhadap pelaku IKM di Aula Disperindag Garut Rabu (25/11). Yana taryana / rakyat garut

TAROGONG KIDUL – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Garut terus melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan produktivitas para pelaku industri kecil menengah (IKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) di wilayahnya.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggandeng perusahaan ritel terbesar di Indonesia untuk melakukan pelatihan pengembangan usaha.

Kepala Disperindag Kabupaten Garut Nia Gania Karyana mengatakan pelatihan pengembangan usaha kepada pelaku IKM dilakukan sebagai upaya dalam meningkatkan kembali produktivitas usaha di tengah pandemi Covid-19.

Langkah ini dilakukan, karena IKM maupun UKM di Garut ketika pandemi mengalami penurunan pendapatan. Bahkan ada beberapa yang gulung tikar.

“Jadi sekarang kita latih untuk pengembangan usahanya, supaya IKM di Garut ini bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19,” ujarnya.

Baca juga : 15 SMA & SMK di Garut Selatan Mulai Belajar Tatap Muka

Gania mengatakan penurunan pendapatan para pelaku IKM di Garut selama pandemi, selain turunnya daya beli masyarat, menurunnya kunjungan wisatawan juga sangat berpengaruh terhadap IKM.

“Seperti contoh di Sukaregang, pelaku IKM di sana sangat merasakan sekali dampak pandemi ini terhadap sektor ekonomi,” ujarnya.

Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman mengapresiasi langkah yang dilakukan Disperindag. Menurutnya, selama pandemi sejumlah usaha banyak yang terdampak. Maka diperlukan inovasi-inovasi agar UMKM ini bisa terus bertahan dan usahanya semakin berkembang.

“Ke depannya kami harap juga ada bantuan modal,” katanya usai membuka pelatihan terhadap pelaku IKM di Aula Disperindag Garut, kemarin.

Perwakilan pengusaha ritel Oswaldz Samuel Nababan mengatakan memberi pelatihan salah satunya dengan inovasi packaging.

“Kami memfasilitasi mereka untuk diberi pelatihan. Kendalanya seperti sulit untuk menembus pasar ritel. Kami beri tahu caranya,” ujarnya.

Dengan pelatihan itu, semua pihak dari mulai pelaku IKM dan UMKM di Garut, pemerintah, dan retailer akan terjembatani. “Kami pastikan semua yang terlibat dalam pelatihan ini, setelah pulang harus mempunyai pengalaman. Serta muncul gagasan inovasi,” katanya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.