Warga Langensari Ditemukan Membusuk di Dalam Kamar

81
0
EVAKUASI. Anggota Polres Banjar mengevakuasi jenazah korban kemarin.

BANJAR – Slamet (65), warga Dusun Sukarahayu RT 10 RW 8 Desa Waringinsari Kecamatan Langensari ditemukan sudah tak bernyawa di rumahnya sendiri sekitar pukul 12.30 Senin (21/1). Mayat korban ditemukan pertama kali oleh tetangganya, Mastoyo (30).

Awalnya Mastoyo curiga. Ventilasi rumah korban dipenuhi lalat. Rumah yang terkunci itu juga mengeluarkan bau busuk. Selain itu, korban diketahui sudah beberapa hari tidak terlihat keluar rumah.

“Saya penasaran dengan kondisi rumah yang sepi, pintunya terkunci dan suasananya sepi. Awalnya saya mencoba membuka, menggedor, tapi tidak berhasil karena pintu dikunci dari dalam rumah. Kemudian saya tengok dari jendela dengan membuka tirai dari selah jendela, ternyata pak Slamet sudah terbaring dan mengeluarkan bau menyengat hingga ke luar rumah,” kata dia di lokasi.

Mengetahui itu Mastoyo kemudian lapor ke tetangga lainnya untuk mengecek kondisi kakek yang ditemukan terbaring di samping ranjang tempat tidurnya. Warga yang memastikan kakek tersebut sudah tak bernyawa kemudian melaporkan ke polisi.

“Saya langsung memberitahu tetangga yang lain karena khawatir dan tidak menyangka pak Slamet sudah meninggal,” akunya.

Salah satu adik korban Rasimin (63) mengatakan korban memang hidup seorang diri. Istrinya telah lama meninggal dan anak-anaknya sudah memiliki rumah dan tinggal bersama keluarganya masing-masing.

Loading...

Menurut dia, korban tidak memiliki riwayat penyakit yang berbahaya. Hanya saja, kakinya sudah tidak bisa berjalan dengan sempurna karena faktor usia. “Pekerjaan sehari-harinya tani. Kalau sudah sehat biasa ke sawah,” katanya.

Kapolres Banjar AKBP Matrius menuturkan penemuan mayat berawal ketika saksi mencium bau tidak sedap di rumah korban. Kemudian saksi melaporkan polsek terdekat. Polisi kemudian langsung TKP.

“Hari ini (kemarin, Red) kami mendapat laporan dari warga bahwa ada mayat di dalam rumah. Setelah kami cek dan benar bahwa mayat itu diperkirakan sudah meninggal dunia lebih dari tiga kali 24 jam,” ujar Matrius.

Menurut kapolres, almarhum diketahui tetangganya masih terlihat menjemur pakaian di depan rumah pada Jumat pekan lalu. Namun setelah itu, korban tidak terlihat lagi. (cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.