Ditengah Wabah Corona, Kandidat Cabup Tasik tetap Cari Simpati

202
0

SINGAPARNA – Ditundanya tahapan Pilkada 2020 oleh pemerintah pusat dalam pencegahan penyebaran Covid-19 tidak menyurutkan bagi kandidat bakal calon bupati Tasikmalaya untuk mencari simpati masyarakat.

Seperti yang dilakukan kandidat bakal calon bupati independen Cep Zamzam Dzulfikar Nur yang mengaku untuk sementara tidak sosialisasi tatap muka dengan masyarakat secara langsung. Tetapi menggantinya dengan cara berkoordinasi langsung bersama koordinator pemenangan di kecamatan yang tetap menyosialisasikan kepada masyarakat tanpa berkerumun.

Baca juga : Pasien Positif Corona di Kota Tasik Bertambah, Begini Kata Tim Covid-19

“Ya untuk sementara ini, saya batasi dulu kegiatan sosialisasi tatap muka dengan masyarakat, seminggu penuh saya tinggal di rumah sesuai anjuran pemerintah pusat, tapi tim tetap berjalan,” kata Zamzam kepada Radar, Selasa (7/4).

Rencananya, Zamzam tanggal 11 April akan melakukan sosialisasi lagi ke masyarakat dengan melakukan protokol kesehatan dan tanpa berkerumun. Sehingga sosialisasi bisa tetap jalan dengan aman dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

“Tetapi saya sudah mendapatkan laporan dari para koordinator desa, situasi di masyarakat sebenarnya tenang-tenang saja, tidak terlalu takut akan bahaya wabah corona,” ujar dia.

Koordinator pemenangan bakal calon Bupati Azies Rismaya Mahfud, Ustaz Budi Ahdiat mengatakan, secara personal diakui Azies Rismaya mengikuti aturan pemerintah untuk tidak melaksanakan kegiatan dengan berkerumun bersama masyarakat dalam pencegahan virus corona.

“Secara personel tim kita tetap melaksanakan even, diganti kegiatan membagikan nasi bungkus dan sembako kepada masyarakat dengan bus bergambar Azies Rismaya,” ujarnya.

Di tengah dampak mewabahnya Covid-19, kata dia, masyarakat pastinya membutuhkan bantuan seperti sembako karena kesulitan bekerja dan lebih banyak tinggal di rumah. Ini dalam bentuk jelas Mayasari dan Primajasa peduli terhadap masyarakat. “Kita minta sama-sama kepada masyarakat, walaupun ada muatan politis tetap harus bersatu padu mengayomi masyarakat yang tidak punya dengan kondisi seperti ini,” kata Budi.

Pengamat politik sosial dan pemerintahan Tasikmalaya Asep M Tamam melihat beberapa tim dari bakal calon memang masih tetap melakukan silaturahmi dengan SOP yang ketat di tengah mewabahnya Covid-19.

Baca juga : Ibu & Anak Warga Sodonghilir Tasik Tewas Tertimpa Rumahnya yang Ambruk

“Jadi tidak terlalu paranoid dengan ini, akan tetapi corona harus disikapi positif terutama oleh para bakal calon, disikapi untuk refleksi dengan positif bukan sebagai azab tetapi sebagai momentum evaluasi dan refleksi,” ujar dia.

Diakui memang ada pembatasan kegiatan tatap muka bakal calon dengan masyarakat, sosialisasi dengan kunjungan atau silaturahmi bisa diganti dengan kegiatan lain, seperti lewat media sosial atau melakukan kegiatan bakti sosial di tengah dampak Covid-19. Sehingga bisa tetap menyosialisasikan diri kepada masyarakat untuk bekal menghadapi pilkada serentak. (dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.