Beranda Kota Tasik DKKT Protes Kebijakan Budi

DKKT Protes Kebijakan Budi

97
BERBAGI

CIHIDEUNG – Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) memprotes kebijakan Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman yang memutasi H Undang Hendiana dari Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) ke Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan.

Ketua DKKT Bode Riswandi menyebut H Undang Hendiana sudah mengemban amanah yang baik selama menjabat Kadisporabudpar. “Kami pandang beliau (Undang Hendiana) sudah berbuat banyak untuk seni budaya bahkan Kota Tasikmalaya. Ide, gagasan dan aksinya nyata sebagai kepala dinas dan tentu sudah diketahui khalayak ramai,” ungkap Bode usai rapat internal dengan para pengurus DKKT di Gedung Kesenian Tasik (GKT), Jumat (13/7).

Seharusnya, terang dia, pemerintah kota (pemkot) bisa memberikan reward yang layak atas kinerja Undang. Tidak begitu saja memindahkan Undang menjadi Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan.

“Kegiatan dan ide spektakuler itu kami akui munculnya dari Pak Undang. Bukan semata mewakafkan diri untuk dinasnya, totalitas beliau juga untuk pemkot dan Kota Tasikmalaya secara keseluruhan,” jelas dia. “Kami tidak punya kuasa untuk mempertahankan, tetapi sudah berupaya mempertahankan sejak lama,” tambah Bode.

Adapun dengan Aan Hadian SH, Kadisporabudpar baru, DKKT siap bermitra. Bode berharap Aan bisa meneruskan program warisan Undang atau bisa lebih baik lagi. “Tentunya kadis baru sudah tahu persis terhadap DKKT. Saya yakin, komunikasi harus dijaga dan dibangun lebih baik saat bermitra nanti,” jelasnya.

Sekretaris DKKT Kepler Sianturi menambahkan tidak semua pejabat bisa total dalam menjalani tugasnya seperti Undang. Sehingga pihaknya merasa kehilangan mitra untuk berdiskusi maupun beradu gagasan dalam pengembangan seni budaya.

“Output- nya konkret dan substansial. Program beliau begitu terasa di masyarakat. Seharusnya pemkot dalam hal ini wali kota lebih melihat lagi kinerjanya. Khawatir jadi stigma, menjadi pejabat yang total melakoni tugasnya toh jadi staf ahli juga. Kami terus terang terpukul,” keluhnya.

Dia pun menyayangkan potensi yang dimiliki Undang yang terbilang sudah mumpuni di Disporabudpar. Dia meminta pemkot ke depannya mempertimbangkan lebih jauh lagi dalam menggeser-geser pejabat supaya tidak berimplikasi negatif di kemudian hari. “Kita harap ditempatkannya di tempat lebih baik. Beliau satu-satunya pejabat yang bisa menyatukan elemen seniman dalam DKKT,” paparnya. (igi)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.