DKM di Pangandaran Ikut Dongkrak Pemilih dalam Pilkada

78
0
Muhtadin
Muhtadin

PANGANDARAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran meminta bantuan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) untuk menyosialisasikan waktu pencoblosan 9 Desember mendatang.

Ketua KPU Kabupaten Pangandaran Muhtadin mengatakan, sosialisasi melalui DKM merupakan bentuk ikhtiar untuk mendongkrak partisipasi pemilih. “Menyampaikan informasi ke masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan saat pergi ke TPS,” kata dia kepada Radar, Rabu (2/12).

Menurut dia, para ketua DKM sudah disurati dan diminta untuk membacakan isi pengumuman dari KPU, sebelum pelaksanaan salat Jumat. “Mengajak untuk datang ke TPS dan himbauan penerapan protokol kesehatan (prokes),” jelasnya.

Baca juga : Bawaslu Pangandaran Patroli Anti Money Politik di Masa Tenang

Kata dia, masyarakat juga dihimbau untuk membawa pulpen sendiri, agar tidak terjadi penularan. “Yang terpenting mereka harus tahu tanggal pencoblosannya, yakni 9 Desember,” ungkapnya.

Menurutnya sosialisasi pelaksanaan Pilkada di tempat ibadah dan pesantren tidak jadi masalah. “Yang tidak boleh itu kampanye di tempat ibadah atau tempat belajar,” katanya.

Kata dia, dengan masih banyaknya masyarakat yang belum tahu tanggal pencoblosan, dijadikan acuan bagi mereka untuk terus mendongkrak suara pemilih. “Ikhtiar kita terus tanpa henti,” ujarnya.

Muhtadin membeberkan ada 12 kebiasaan baru yang akan diterapkan saat pencoblosan nanti. “Mulai dari jumlah orang di satu TPS, penyemprotan di TPS secara rutin, tinta yang tadinya dicelup sekarang ditetes,” jelasnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.