6.000 Gakin Kota Tasik Terima Beras dari DKM Masjid Agung

184
0
Loading...

KOTA TASIK – DKM Masjid Agung Kota Tasikmalaya bekerjasama dengan Pemkot membagikan 18 ton beras kepada 6.000 warga miskin di Kota Tasikmalaya, Selasa (24/4/2018).

Ketua DKM Masjid Agung Kota Tasikmalaya KH Aminudin Bustomi mengatakan, progam pembagian beras kepada warga miskin tersebut memang menjadi program rutin DKM setiap tahun dalam momentum Hari Besar Islam.

Para penyumbang, kata dia, terdiri dari pengusaha, PNS, atau yang tergolong aghnia.

“Tahun ini alhamdulillah volume beras semakin bertambah. Selain dari para aghnia, beras juga ada yang didapatkan dari anak-anak sekolah secara sukarela. Semakin tahun jumlah penyumbang pun semakin bertambah,” ujar Aminudin ditemui di sela kegiatan.

Loading...

Program pembagian beras ini, kata dia, merupakan bentuk kepedulian DKM kepada sesama muslim, khususnya warga miskin yang tergolong Mustahik.

Mekanisme pembagian beras dilakukan dengan cara tukar kupon. Sebelumnya, warga miskin di data terlebih dahulu oleh RT/RW setempat.

Jika sudah sesuai dengan kriteria Mustahik maka diberikan kupon untuk menggantinya dengan beras gratis.

“Total yang kami bagikan 6.000 paket beras. Masing-masing orang mendapatkan 3 kg beras. Sisa berasnya nanti akan kami salurkan juga ke panti jompo dan panti asuhan,” ungkapnya.

Salah seorang warga penerima beras, Esih (62) warga Sukalaya Kecamatan Cihideung mengatakan, sangat mengapresiasi progam pembagian beras gratis tersebut.

“Alhamdulillah bersyukur sekali. Kami harap mudah-mudahan ke depan bisa lebih banyak lagi warga miskin yang terbantu,” ungkapnya kepada radartasikmalaya.com.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman berharap kegiatan pembagian beras gratis bisa sedikit meringankan beban warga miskin di Kota Tasikmalaya.

Terlebih saat ini Kota Tasikmalaya memiliki predikat sebagai kota termiskin di Jawa Barat.

“Alhamdulillah setiap tahun Pemkot bersama DKM Masjid Agung terus melakukan program ini. Kami ucapkan terimakasih kepada para aghnia yang telah membantu, mudah-mudahan menjadi berkah bagi masyarakat,” harap Budi.

Berdasarkan pantauan, pembagian beras berlangsung kondusif. Warga tampak tidak sabar menunggu antrian, namun bisa segera dikondisikan oleh aparat yang bertugas.

(sal)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.