DMI Ciamis Imbau 3.800 Masjid Jami Dibersihkan

105
0
BERSIHKAN KARPET. Para petugas Masjid Agung Ciamis membersihkan karpet dan tembok masjid Senin (16/3). Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Ciamis menyebar surat edaran kepada pengurus 27 masjid besar dan 3.800 masjid jami agar membersihkan lingkungan masjid.
BERSIHKAN KARPET. Para petugas Masjid Agung Ciamis membersihkan karpet dan tembok masjid Senin (16/3). Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Ciamis menyebar surat edaran kepada pengurus 27 masjid besar dan 3.800 masjid jami agar membersihkan lingkungan masjid.

CIAMIS – Mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid 19 dan memberikan rasa aman kepada jemaah, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Ciamis mengeluarkan surat edaran kepada 27 Masjid Besar dan 3.800 Masjid Jami se-Kabupaten Ciamis untuk melakukan aksi bersih-bersih di masjid.

Ketua DMI Ciamis H Wawan S Arifien menjelaskan pihaknya menginstruksikan kepada DKM masjid besar dan jami untuk melaksanakan program kebersihan sehari dua kali. Seperti menyedot karpet siang pukul 10.00 dan malam setelah salat Isya.

Baca Juga :  Semua Sekolah Libur 2 Minggu, Tempat Wisata di Ciamis Ditutup

DKM masjid juga diinstruksikan menggunakan serbuk khusus tanpa air bagi masjid yang tidak menggunakan karpet. Berikutnya lantai dipel menggunakan disinfektan sebanyak lima kali sebelum salat berjamaah. Termasuk, menjaga kebersihan dan sanitasi air.

“Kami berharap hal itu dilakukan oleh semua masjid-masjid di Kabupaten Ciamis untuk selalu rutin bersih-bersih,” paparnya.

Pihaknya juga mengimbau setiap masjid menyediakan sarana cuci tangan dengan sabun dan mengingatkan jemaah untuk membawa alas atau sajadah dari rumah. Begitu juga untuk perempuan sebaiknya membawa mukena sendiri.

Bagi jemaah yang sedang sakit, kata dia, sebaiknya salat di rumah sampai sembuh. Menurutnya, imbauan itu bukan melarang berjamaah tapi untuk mengantisipasi agar tak menular ke jemaah lainnya.

Loading...

“Sementara ini di masjid juga kami tidak ada kegiatan itikaf, karena DKM juga harus menginventarisir para jemaah sekitar lingkungan masjid. Karena bila ada yang memiliki gejala Corona alangkah baiknya dibantu untuk tangani medis di rumah sakit,” tegasnya.

DMI juga, kata Wawan, tidak mengizinkan DKM masjid untuk menggelar tablig akbar dengan pengerahan massa besar. Terkecuali pengajian rutin yang jumlah jemaahnya tak sampai 50 orang.

Baca Juga : TWC Bagikan Jamu Herbal untuk Cegah Corona di Ciamis

DMI juga mengimbau khatib dan penceramah di desa-desa serta kecamatan agar menyampaikan materi kebersihan dan terkait virus Covid-19.

Wawan mengingatkan jemaah agar tetap memakmurkan masjid. Jangan sampai masjid menjadi sepi gara-gara mengantisipasi virus Corona.

“Upaya kami semua sudah berikhtiar maksimal mungkin, tapi juga harus berdoa juga kembalikan kepada yang membuatnya Allah SWT,” ujarnya.

Ade Dani (34), jemaah Masjid Agung Ciamis menyambut baik upaya para petugas masjid yang bersih-bersih di masjid.

“Saya merasa aman dan tidak takut. Semoga kita dihindarkan dari Corona,” ujarnya. (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.