Do’akan Wali Kota Tasik Non Aktif Divonis Ringan

126
0
H Budi Budiman
H Budi Budiman
Loading...

MENANGGAPI tuntutan hukuman terhadap Wali Kota Tasikmalaya non aktif H Budi Budiman, sejumlah tokoh daerah menyampaikan sejumlah harapan. Supaya figur pimpinan daerah itu divonis seadil-adilnya dan seringan mungkin.

Seperti yang diungkapkan salah seorang suksesor Budi-Yusuf di Pilkada 2017, H Agus Winarno. Ia mengapresiasi jaksa yang memberikan tuntutan dan hakim yang bertugas menjalankan persidangan tanpa intervensi siapapun.

Dia berharap pada sidang mendatang masyarakat bisa turut mendoakan supaya hukuman yang dibebankan terhadap H Budi bisa seringan mungkin.

“Kita sangat apresiasi dan menghargai, terima kasih pak jaksa, pak hakim yang independen dan tidak diintervensi siapa pun, insya allah sidang putusannya bisa seminggu atau dua minggu ke depan,” kata Agus kepada Radar, Rabu (10/2/2021).

Agus menceritakan wali kota nonaktif tidak sedikit pun berniatan buruk apalagi melawan hukum. Perbuatannya tersebut semata demi kesejahteraan masyarakat, melalui sejumlah pembangunan yang akan digulirkan dari pemerintah pusat.

loading...

“Kami mewakili masyarakat, memohon yang mulia bapak hakim nanti menjatuhi vonis seadil-adilnya dan seringan mungkin,” harap dia.

Menurut dia, ringannya tuntutan yang disampaikan jaksa, juga tidak lepas dari kooperatifnya H Budi Budiman dalam menjalani segala proses hukum. Hal itu, kata Agus, tentunya menunjukkan bahwa H Budi merupakan seorang negarawan yang bertanggungjawab atas prilakunya.

“Mudah- mudahan semua pihak bisa menerima dan terus mendoakan H Budi agar diberikan kekuatan dan kesehatan dalam menjalankan hukumannya,” ujar Agus mendoakan.

Ketua Fraksi PPP Kota Tasikmalaya, H Ajat Sudrajat yang juga menghadiri proses persidangan, menilai agenda sidang tersebut baru penyampaian tuntutan. Pekan depan akan dilangsungkan tahap pembelaan.

“Biasanya putusan lebih ringan daripada tuntutan, kalau melihat vonis yang sudah diputuskan kepada Puji dan Yaya Purnomo, kalau tidak salah enam tahun, maka dapat diasumsikan bahwa kesalahan Pak Wali (H Budi Budiman, Red) ini lebih ringan daripada yang dilakukan mereka,” analisisnya.

“Dua tahun itu kan baru tuntutan, putusannya bisa lebih ringan atau bahkan mungkin saja bisa bebas, apabila yang mulia bapak hakim berpendapat bahwa segala yang dituduhkan tidak terbukti, kita lihat pembelaan minggu depan,” sambung Anggota Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya tersebut.

Baca juga : Jadwal Shalat Wilayah Kota Tasik, Kamis 11 Februari 2021

Ajat menceritakan pada proses persidangan, H Budi meminta kepada yang mulia hakim ketua bahwa pada sidang pembelaan Rabu (16/2/2021) mendatang beliau bisa dihadirkan langsung tidak secara virtual, seperti sidang pembacaan tuntutan yang digelar Rabu (10/2/2021) tersebut.

Terpisah, Tokoh Ulama Kota Tasikmalaya, KH Aminudin Busthomi mendoakan yang terbaik bagi H Budi Budiman. Berdasarkan tuntutan yang disampaikan jaksa selama dua tahun, ia berharap bisa lebih ringan lagi.

“Ketika bicara narasi, fakta hukum, saksi, dan lain-lain, tentu kacamata kami dari sisi agama bukan wilayahnya. Tetapi, ada harapan bisa seminim mungkin putusannya nanti,” harap KH Amin.

Dia mengajak publik memberikan doa terbaik bagi semua, termasuk Kota Tasikmalaya. Supaya putusan pengadilan bisa segera diketahui, di samping ikhtiar maksimal sudah ditempuh H Budi.

“Baik hakim, jaksa penuntut, mereka adalah manusia dan punya pertimbangan dasar di samping itu nurani. Maka kami yakin, putusan nanti akan seadil mungkin,” ujarnya.(igi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.