Dokter ASN di Kota Tasik Diminta Datang Tepat Waktu, Jangan Sampai Warga Lama Nunggu!

91
MENUNGGU. Anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya H Mamat Rahmat (berdiri) menunggu bersama warga (duduk di kursi) saat akan melakukan pemeriksaan di Poli Mata RSUD dr Soekardjo Kamis (8/11). foto; rangga jatnika/ radartasikmalaya.

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TAWANG – Waktu menunjukkan pukul 10.30. H Mamat Rahmat masih menunggu di depan Poli Mata RSUD dr Soekardjo.

Dia dan sejumlah anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya serta belasan warga akan melakukan pemeriksaan rutin kesehatan di rumah sakit pemerintah itu. Namun, dokternya belum datang.

“Ini jam sebelas kurang seperempat (10.45) baru ada. Apakah itu ideal?” kritik Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Tasikmalaya ini.

Dia menyesalkan kondisi tersebut. Karena pada da­sarnya aparatur sipil ne­gara (ASN), termasuk dok­ter rumah sakit umum sela­yaknya bisa melayani masya­rakat sejak pagi hari.

Untuk pribadinya, politisi PAN itu mengaku tidak terlalu bermasalah.

Akan tetapi yang menunggu bukan hanya dia dan rekan-rekan anggota dewan, tapi masyarakat yang sudah antre sejak pagi.

“Yang jadi korban akhirnya masyarakat,” kritiknya lagi.

Keberadaan RSUD dr Soekardjo, kata dia, sebagai ru­mah sakit milik pemerintah dae­rah sangat dibutuhkan masya­rakat.

Maka dari itu se­bagai abdi negara, dokter sela­yaknya hadir di tempat peme­riksaan tepat waktu.

“Ja­ngan hanya menuntut hak sa­ja tapi kewajiban diabaikan,” tuturnya.

Terpisah, Kabid Pelayanan RSUD dr Soekardjo, dr Budi Trimadi mengaku pengawasan kehadiran pegawai dilakukan secara bertahap.

Saat kejadian dirinya mengaku belum dapat laporan tentang salah satu dokter belum hadir.

“Jadi pengawasannya di kepala instalasinya terlebih dahulu sebelum ke saya,” ungkapnya.

Saat ditanya alasan dokter yang datang terlambat itu, dr Budi mengaku belum mendapat kejelasan. Menurutnya kemungkinan ada keperluan yang tidak bisa ditinggalkan.

“Tadinya mau saya telepon, tapi ternyata dokternya sudah ada,” katanya.

Pihaknya mengakui bahwa secara aturan, dokter harus sudah berada di rumah sakit sebelum pukul 08.00.

Dia berjanji akan memberikan teguran dan evaluasi untuk dokter bersangkutan.

“Nanti akan kita berikan teguran secara lisan,” ujarnya. (rangga)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.