Dokter Bedah RSUD dr Soekardjo Kurang

822
0
LAYANAN KESEHATAN. Suasana di RSUD dr Soekradjo, Rabu (13/3). Rumah sakit tersebut membutuhkan tambahan dokter spesialis bedah. RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

TAWANG – Kurangnya tenaga dokter spesialis di RSUD dr Soekardjo berefek pada belum maksimalnya pelayanan kesehatan. Para pasien pun kerap kali mengantre cukup lama karena jumlah dokter yang ada masih minim.

Kabid Pelayanan RSUD dr Seokardjo, dr Budi Trimadi mengakui kurangnya tenaga dokter berefek pada pelayanan. Tenaga dan pikiran dokter yang ada pun punya keterbatasan. “Tidak bisa kita memasksakan dokter untuk terus bekerja tanpa istirahat,” tutur dia kepada Radar saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (13/3).

Dampak yang paling terasa akibat kekurangan dokter itu ada di spesialis bedah. Di RSUD tersebut dokter spesialis bedah ada tiga orang dan yang efektif hanya dua orang. Tugas mereka melakukan operasi dengan risiko sangat tinggi sehingga kondisi fisik dan mentalnya harus fit. “Kalau misalkan sehari kemampuannya menangani lima pasien, berarti yang lainnya mengantre di list tunggu,” kata dia.

Menurut dia, di bidang operasi ada dua jenis operasi, yakni cito (darurat) dan elektif (terencana). Pasien yang didaftarkan dalam antrean list tunggu yakni operasi yang bersifat terencana. Semakin banyak pasien maka antrean semakin panjang pula. “Kalau kondisinya darurat, ya kita prioritaskan untuk segera dilaksanakan operasi,” ujarnya.

Adapun khusus untuk jumlah dokter spesialis anak masih relatif memenuhi. Adapun, penangan pasien rawat inap, rawat jalan dan operasi untuk kemarin masih tertangani karena jumlah pasien tidak membeludak. Tidak membeludaknya pasien juga efek dari program rujukan berjenjang untuk jaminan kesehatan yang jalankan oleh pemerintah pusat. “Sebagaimana kita ketahui, rujukan harus ke rumah sakit tipe C dulu,” katanya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.