Dokumen Adminduk di Pangandaran tak Perlu Dilegalisir

38
0
PELAYANAN. Suasana pelayanan di Disdukcapil Kabupaten Pangandaran. Saat ini adminduk yang telah dibubuhi tanda tangan elektronik tidak perlu dilegalisir. Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya
PELAYANAN. Suasana pelayanan di Disdukcapil Kabupaten Pangandaran. Saat ini adminduk yang telah dibubuhi tanda tangan elektronik tidak perlu dilegalisir. Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya
Loading...

PANGANDARAN – Dokumen Adminisitrasi Kependudukan (Adminduk) yang telah dibubuhi tanda tangan elektronik tidak perlu dilegalisir.

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pangandaran Uki mengatakan aturan tersebut dimaksudkan untuk mempermudah pelayanan adminisitrasi kependudukan.

“Jadi dokumen yang bentuknya format digital, tak perlu dilegalisir lagi, ini perlu diketahui semuanya,” kata dia kepada Radar, Rabu (20/1).

Menurut Uki, hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 104 tahun 2019 tentang Administrasi Kependudukan. “Termasuk e-KTP tidak memerlukan pelayanan legalisir,” jelasnya.

Baca juga : 55 Personel Gabungan Razia Prokes di Pasar Tradisional & Modern di Pangandaran

loading...

Namun kata Uki, pihaknya masih membuka layanan bagi masyarakat yang masih memegang dokumen dalam format lama atau belum tanda tangan elektronik. “Seperti contohnya KK yang masih menggunakan tanda tangan manual,” katanya.

Tak hanya itu, lanjut dia, dokumen adminduk tidak lagi menggunakan kertas hologram, tetapi kertas HVS 80 gram. “Hal tersebut sesuai dengan perintah Permendagri Nomor 109 Tahun 2019 tentang formulir dan buku yang digunakan dalam administrasi kependudukan,” ungkapnya.

Kata dia, pelayanan yang terdigitalisasi lebih mempermudah dan mempercepat pelayanan. “Tentu dengan terus dilakukan perbaikan-perbaikan,” katanya. (den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.