Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.1%

19.7%

8.1%

68.1%

Dokumen Kependudukan di Kota Tasik Sudah Pakai HVS

189
0

KOTA TASIK – Berbagai jenis dokumen kependudukan seperti kartu keluarga, akta kelahiran, akta perkawinan, akta kematian dan lain sebagainya, di Kota Tasik, kini sudah menggunakan kertas HVS.

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Kota Tasik, Imih Misbahul Munir kepada radartasikmakaya.com, Selasa (21/07) siang.

Kata dia, mengapa kertas HVS kini digunakan untuk semua dokumentasi kependudukan karena sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 109 tahun 2019.

“Jadi dalam Permendagri itu intinya semula dokumentasi kependudukan itu menggunakan kertas securty printing. Kini daganti dengan kertas HVS,” ujar Imih.

Terang dia, walaupun kini dokumen kependudukan menggunakan kertas HVS.

Namun untuk yang sudah terbit sebelumnya masih tetap berlaku dan tak perlu diganti. Kecuali ada perubahan data, hilang dan rusak.

“Jadi nanti gampang digantinya hanya dengan kertas HVS. Walaupun hanya kertas, tapi tetap ads barcode-nya yang nanti jika di-scan datanya ada di server kependudukan nasional,” terangnya.

Beber Imih, dengan diberlakukannya kertas HVS ini, maka negara bisa menghemat anggaran sekitar Rp500 miliar.

Serta, kedepan dokumentasi kependudukan itu tak akan menggunakan kertas.

“Itu sudah berlaku di negara maju. Seperti di India untuk dokumentasi kependudukan sudah tak mengenal kertas. Tapi pakai aplikasi yang tinggal diinstal di hapenya dan nanti discan,” bebernya.

Dia menambahkan, kedepan juga dengan sistem memanfaatkan teknologi tersebut masyarakat tak akan banyak bolak-balik ke Kantor Disdukcapil.

Makanya saat ini semua sistem pendataan dimaksimalkan menyongsong permberlakuan teknologi barcode atau QR (Quick Response).

“Fungsi kita (Disdukcapil, Red) ada dua. Yaitu fungsi pelayanan dan fungsi pemanfaatan data. Jadi nanti data kependudukan itu lengkap untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan,” tambahnya.

Disinggung apakah dengan kertas HVS dokumen kependudukan bakal gampang dipalsukan? Dengan tegas Imih membantah hal tersebut. Karena di kertas HVS itu ada barcode-nya.

“Kalau dipalsukan maka ketika discan barcodenya tak akan terdeteksi. Sehingga bakal cepat ketahuan apakah dokumen kependudukannya asli atau palsu,” tegasnya.

Dia menandaskan, dengan ada QR itu tinggal scan saja dan data sudah terkoneksi di server nasional.

Maka jika warga mau membuat tabungan baru tinggal scan QR saja kedepannya dan data lengkap sudah koneksi dengan server.

“Lalu dengan kertas HVS ini mungkin bagi yang awam menilainya Disduk lalawora (gegabah),” ujarnya.

“Tapi dengan HVS ini semakin memudahkan perubahan data. Misal mau diubah karena nambah anak, itu gampang tinggal masukan data dan print yang baru,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.