Dorong Implementasi SNP di 24 SMP

26
0
PAPARKAN. Pengawas pembina SMP Kota Tasikmalaya memberikan sosialisasi supervisi mutu pendidikan SMP di Kompleks Perkantoran Aula Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Senin (5/8).

TASIK – Tim Pengawas Pembina Sekolah Menengah Pertama (SMP) memberikan bimbingan teknis (bimtek) supervisi mutu pendidikan kepada 24 kepala sekolah menengah pertama (SMP) negeri dan swasta di Kompleks Perkantoran Aula Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Senin (5/8). Dalam bimtek tersebut ditekankan pentingnya penerapan 8 standar nasional pendidikan (SNP) dan pelaksanaan sistem penjaminan mutu internal (SPMI) di sekolah.

Pengawas pembina SMP Kota Tasikmalaya Drs H Sunarya MM mengatakan, pembinaan supervisi mutu pendidikan akan dilakukan selama 3 bulan mulai Agustus hingga Oktober ke 24 SMP di Kota Tasikmalaya. “Dari 24 SMP tersebut terdapat tiga pengawas pembina supervisi SMP. Masing-masing pengawas pembina melakukan pendampingan ke delapan sekolah,” katanya.

Ia mengatakan, adanya pembinaan supervisi mutu pendidikan di tingkat SMP dapat memberikan informasi dan menyatukan pemahaman tentang supervisi penjaminan mutu tingkat pendidikan SMP. Hal ini sebagai upaya mendorong dan mempercepat implementasi penjaminan mutu pendidikan di satuan pendidikan.

Pengawas pembina SMP Kota Tasikmalaya Dra Hj Ai Haryati MPd mengatakan, dengan penerapan SPMI dan pemetaan mutu pendidikan (PMP) di sekolah, berdampak pada peningkatan kompetensi lulusan. “Kegiatan PMP bertujuan untuk memberikan bantuan teknis dan bimbingan pada sekolah sasaran agar mampu melaksanakan pemetaan mutu dengan baik. Sehingga menghasilkan peta mutu yang akuntabel, reliabel dan valid,” katanya.

Lanjutnya, satuan pendidikan SMP juga mesti memahami siklus SPMI, yang terdiri dari lima tahap. Yakni pemetaan mutu, penyusunan rencana pemenuhan mutu, pelaksanaan pemenuhan mutu, monitoring dan evaluasi, dan penyusunan strategi pemenuhan mutu baru. “Maka setiap tahapan perihal siklus SPMI tersebut perlu dipahami dengan baik oleh TPMPS (Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Sekolah),” ujarnya.

Kepala SMPN 17 Kota Tasikmalaya Agus Rohiman SPd MSi mengatakan bentuk kesiapan sekolah dalam pelaksanaan supervisi mutu pendidikan adalah melaksanakan 8 standar nasional pendidikan yang diterapkan baik kepada siswa, guru dan sarana prasarana. SMPN 17 Kota Tasikmalaya menyambut baik adanya supervisi mutu pendidikan dan siap menerapkannya dalam menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah. (mg1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.