Dorong Museum Lebih Interaktif

16

JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mendorong museum-museum untuk lebih interaktif dengan menggunakan teknologi agar masyarakat lebih tertarik berwisata ke museum.

“Kami mengarahkan, para penanggung jawab museum di daerah untuk merevitalisasi museum untuk lebih interaktif dan mendekati kaum milenial,” kata Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kemendikbud Fitrah Arda.

Fitrah mengatakan pengelola museum juga diharap dapat menarik peran masyarakat untuk ikut memanfaatkan museum. Kemendikbud menginginkan museum menjadi ruang publik, tempat di mana masyarakat menjalankan aktivitasnya.

Pada 2019, revitalisasi museum masih menjadi agenda Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, salah satu upaya revitalisasi tersebut adalah memberikan sertifikat kepada kurator museum. “Ada 138 kurator yang akan disertifikasi, kami akan uji mereka,” kata dia.

Tak hanya revitalisasi, pada 2019 ada enam museum baru yang akan dibuka, salah satunya museum apung. Museum apung akan dibangun di tiga kota diantaranya Jakarta, Surabaya dan Makassar.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid mengatakan untuk museum-museum baru akan memanfaatkan aset-aset yang ada.

“Jadi tidak lagi membangun gedung baru, tetapi memanfaatkan aset yang ada seperti bangunan cagar budaya,” kata Hilmar.

Hal itu sesuai dengan Strategi Kebudayaan yang dihasilkan dari Kongres Kebudayaan Indonesia pada 5-9 Desember 2018. (ant/fin)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.