Dorongan untuk Pemkot Jadikan Tasik sebagai Kota Pendidikan

288
0

KOTA TASIK – Sebanyak 3.200 anak-anak usia dini dari Sembilan puluh Taman Kanak-kanak (TK) se-Kota Tasikmalaya mengikuti karnaval TK tahun 2018 di lapangan Dadaha Tasikmalaya, Rabu (25/4) pagi.

Kostum unik yang dikenakan para peserta karnaval mewarnai lapangan Dadaha. Mulai dari kostum profesi, gadis desa, seragam lebah, dan masih banyak lagi.

Rute karnaval dimulai dari lapangan Dadaha dan berakhir di lapangan parkir Plaza Asia Tasikmalaya.

Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kota Tasikmalaya Dra Dede Sapariyah mengatakan, melalui karnaval TK se-Kota Tasikmalaya diharapkan dapat memupuk rasa kebersamaan di antara peserta didik, dan mampu mendorong peserta didik menjadi generasi bunga bangsa yang kreatif, inovatif, dan berkarakter.

“Kegiatan ini juga menjadi upaya untuk memotivasi warga Kota Tasik agar memasukkan putra putrinya ke TK,” ujar Dede dalam sambutannya.

Sementara, Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman dalam sambutannya mengatakan, kegiatan karnaval TK tahun ini merupakan gelaran karnaval terbaik.

“Ini penampilan karnaval terbaik selama saya menjabat. Selain kostumnya beragam, dekorasinya juga dibuat sangat cantik dengan kerajinan khas Tasik seperti payung geulis, mendong, dan batik. Harus jadi contoh untuk yang lain,” ujar Budi.

Selain memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan karnaval, Budi juga mengharapkan kegiatan bisa meningkatkan prestasi dan kreativitas para peserta didik usia dini.

Sekaligus menjadi pendorong target pemerintah untuk menjadikan Tasik sebagai kota pendidikan.

“Pendidikan TK harus jadi perhatian khusus, karena sangat menentukan arah pengembangan ke jenjang berikutnya,” ujar Budi. (sal)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.