DORR.. Polisi Tembak Penghuni Kontrakan di Bojong Kota Tasik

248
0
radartasikmalaya.com
Loading...

KOTA TASIK – Sebuah kontrakan di Kampung Bojong, Kecamatan Cipedes, Kota Tasik, digerebek Polisi, Rabu (06/01) dini hari.

Saat polisi masuk kamar kontrakan, seorang pria penghuninya langsung, melakukan perlawanan dan berupaya kabur.

Polisi yang sudah mengendus gelagat pria tersebut, langsung memuntahkan timah panas dari pistol nya.

Tak ayal, pria yang belakangan diketahui berinisial DS (43) warga Sukaraja Kabupaten Tasik ini, ambruk, karena betis kanannya diterjang timah panas.

Ternyata, DS ini residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (ranmor) Honda Beat di 8 tempat kejadian perkara (TKP).

Loading...

Bahkan, DS telah 3 kali masuk bui dalam kasus yang sama.

Sejak tahun 2000-an, dia sudah melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor.

Hal tersebut diungkapkan Kasatreskrim Polresta Tasikmalaya, AKP Yusuf Ruhiman.

“Tersangka DS sempat melawan petugas saat hendak ditangkap di kontrakannya,” kata Yusuf.

“Ya syukur Alhamdulillah, tadi dini hari tim kita menangkap pelaku DS ini yang telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus ranmor di 8 TKP,” ujar Yusuf kepada radartasikmalaya.comYusuf u siang.

Terang Yusuf, tersangka telah mengakui beraksi di 8 TKP mencuri motor.

Namun demikian akan pihaknya akan kembangkan terus kasus inj barangkali ada TKP lainnya dan tersangka lainnya.

“Tersangka kita berikan tindakan yang terukur (karena melawan dan berusaha kabur saat hendak ditangkap, Red). Kita akan lakukan pemeriksaan maraton untuk detilnya nanti dikabarin lagi lur,” terangnya.

Sementara itu, tersangka DS menuturkan, dirinya tak kapok melakukan aksi pencurian ini walaupun sudah 3 kali keluar masuk bui. Karena terdesak ekonomi.

(rezza rizaldi)

Berita Terkait :
MIRIS.. Warga Sukaraja Tasik Tak Kapok 3 Kali Masuk Bui, Biayai 4 Anak dari Mencuri Motor

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.